TANGERANG

Wahab,Pengendara Sepeda Jatuh Dari Fly Over Saat Mengantar Ayam Goreng

Wahab,Pengendara Sepeda Jatuh Dari Fly Over Saat Mengantar Ayam Goreng
Foto : Wahyudin/tiraipesisir.com

TANGERANG,TIRAIPESISIR.COM-Pria yang terjatuh dari jembatan layang atau Fly Over Ciputat dan nyangkut di asbes atau seng pedagang Kaki-5 ternyata pengantar ayam potong goreng dan air mineral. Namanya diketahui Wahab Setiawan (20), warga Pamulang, Tangerang Selatan.

“Namanya Wahab Setiawan kebetulan habis mengantar pesanan ayam goreng ke salah satu toko di Pasar Ciputat mengendarai sepeda motor Viar No Pol B3814 CIG,”kata Agus, teman seprofesinya saat melihat korban di RS UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Rabu (3/4/2019).


Korban Wahab memang tugasnya sama dengan saya yaitu mengantar kiriman pesanan ayam goreng dan air mineral menggunakan sepeda motor roda tiga.

Kondisinya, tambah Agus, memang masih shok dan belum mau cerita kenapa dirinya terjatuh atau terlempar dari sepeda motot dari Fly Over Ciputat serta nyangkut di atap asbes pedagang Kaki-5.

Baca Juga :  Pondok Pesantren Mumtaz Ibadurahman Geger Penemuan Mayat Dalam Sepitc Tank

“Tangan kanan patah dan kaki luka tapi sudah agak membaik setelah mendapatkan pertolongan di RS UIN,”tuturnya. (Wahyudin B013/09)


Kalapas Tangerang Di Copot Akibat Jual-beli Kamar Tahanan
TANGERANG,TIRAIPSISIR.COM-Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mencopot Kepala Rumah Tahanan Klas 1 Tangerang, banten dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rumah Tahanan Jambe, Tangerang, Banten.

Melalui surat nomor : PAS.KP.04.01-70 tertanggal 28 Maret 2019, Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami resmi mencopot pejabat tersebut setelah adanya pengadukan ke Ombudsman dugaan jual beli kamar tahanan.

Baca Juga :  Bang Kofen Maju Sebagai Caleg,Mengusung Program Pendidikan,Kesehatan,Edukasi Cita dan Cinta Kota Tangerang

Dalam surat yang ditujukan ke Kakanwil Kemenkumham Banten tersebut antara lain berbunyi “Menonaktifkan Kepala Rumah Tahanan Negara Klas 1 Tangerang, Kepala Kesatuan Pengamanan Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Tangerang dan petugas yang terlibat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selanjutnya Dirjen PAS mengangkat Pelaksana Harian (Plh) Karutan Negara Klas 1 Tangerang dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Negara Klas 1 Tangerang serta memerintahkan Kepala Divisi Pemasyarakatan untuk melakukan langkah-langkah penertiban dan penanganan atas terjadinya pungutan liar di rutan tersebut.

Ketua DPR Bambang Soesatyo sebelumnya meminta Ditjen PAS mengusut tuntas dan membongkar seluruh praktik-praktik ilegal di dalam rutan dan lembaga permasyarakatan (lapas), serta memberikan tindakan kedisiplinan dan tindakan hukum sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Tangerang Serahkan Anak Jalanan Ke Dinsos Kota Tangerang

“Kia mendorong Dirjen PAS untuk meningkatkan kontrol dan monitoring yang baik di dalam Lapas serta memberikan sanksi tegas kepada petugas Lapas/sipir yang melakukan tindakan mal-administrasi,” papar Bamsoet.

Selain itu agar Ditjen PAS melakukan inovasi program di rutan yang dapat meminimalisir maraknya pungli di rutan maupun lembaga permasyarakatan, serta melakukan pembinaan mental terhadap petugas di lapas dan rutan untuk mencegah petugas sipir terlibat kasus pungli.

Dirjen PAS Sri Puguh menegaskan akan melakukan revitalisasi rutan dan lapas di Indonesia. Bahkan, Sri Puguh siap mundur jika gagal mewujudkan revitalisasi tersebut. (Wahyudin B013/09)


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: