Kepulauan Meranti

Wabup Meranti H. Asmar Ikuti Musrenbang, Siap Realisasikan Pembangunan Infrastruktur Penghubung Desa

Wabup Meranti H. Asmar Ikuti Musrenbang, Siap Realisasikan Pembangunan Infrastruktur Penghubung Desa
Wabup Meranti H. Asmar Ikuti Musrenbang, Siap Realisasikan Pembangunan Infrastruktur Penghubung Desa

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Wakil Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Tasik Putri Puyu.

Dalam kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan melalui Teleconfrence itu, Wabup menegaskan siap mengupayakan peningkatan Pembangunan Infrastruktur penghubung antar Desa, Kecamatan menuju Ibu Kota Kabupaten, bertempat di Aula Bappeda Meranti, Senin (8/3/2021).


Sekedar informasi, Musrenbang Tingkat Kecamatan Tasik Putri Puyu kali ini sedikit berbeda dengan Musrenbang sebelumnya karena tidak dilakukan dengan tatap muka melainkan melalui Teleconfrence ditempat masing-masing. Hal itu sesuai dengan intruksi dari Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil SH, untuk mematuhi protokol kesehatan secara konsisten dengan menghindri kerumunan masa. 

Selain itu dengan Teleconfrence pelaksanaan Musrenbang dapat dilaksanakan lebih efisien tanpa mengurangi tujuan dan manfaat dari kegiatan yang dilaksanakan.

Dalam pemaparannya, seperti pada pembukaan Musrenbang sebelumnya Wakil Bupati Meranti H. Asmar, menjelaskan, sesuai Permendagri No. 86 Tahun 2017, disebutkan bahwa kegiatan Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders dalam rangka menyusun Rencana Pembangunan Daerah dengan cara menjaring aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang lebih baik dan lebih berpihak kepada Kepentingan Masyarakat.


Untuk itu dengan pelaksanaan musrenbang RKPD ini, Wakil Bupati Meranti H. Asmar, mengharapkan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas yang diselaraskan dengan rencana pembangunan yang  ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, sehingga cita-cita mulia pelaksanaan pembangunan secara perlahan dapat dicapai dalam upaya mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Baca Juga :  Kapolres Meranti Bersama Forkopimda Rapat Bahas Ramadhan di Masa Pandemi Covid-19

“Kita berharap Musrenbang ini dapat melahirkan usulan program pembangunan yang lebih berkualitas, agar setiap anggaran yang dikeluarkan dapat bermanfaat untuk kemakmuran rakyat, khususnya masyarakat Pulau Merbau,” ucapnya.

Selanjutnya dalam forum tersebut, Wabup H. Asmar, menjelaskan kondisi real Meranti saat ini, angka kemiskinan Kabupaten Kepulauan Meranti berkisar 25,28 persen dan menjadi daerah termiskin di Provinsi Riau. Tingkat rata-rata lama sekolah masyarakat Meranti masih rendah hanya sampai Kelas 1 SMP. Selanjutnya, angka pertumbuhan ekonomi juga relatif masih rendah, hanya berkisar di angka 1,15%. Tingkat pengangguran terbuka masih cukup tinggi dan di atas rata-rata Provinsi Riau, yaitu di angka 7,94%. 
Kondisi itu mempengaruhi menurunnya daya beli masyarakat, transportasi orang dan barang yang masih mahal, Akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan belum memadai, anjloknya harga-harga komoditi lokal, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ekonomi belum optimal, serta ancaman abrasi pantai, banjir, kebakaran hutan dan lahan. 

Kondisi ini diperparah dengan menurunnya kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah dalam lima tahun terakhir. Namun meski begitu Bupati dan Wakil Bupati H.M Adil-H. Asmar akan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan itu dengan menjalankan Visi dan Misi serta program strategis yakni 

“Menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti Maju, Cerdas, dan Bermartabat di Provinsi Riau Indonesia,” ucapnya lagi.

Selanjutnya Wabup untuk mewujudkan Visi dan Misi serta program strategis tersebut, pemerintah daerah tidak akan mampu bekerja sendiri. Keberhasilan pembangunan Kepulauan Meranti membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak, agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terlaksana sesuai target yang diinginkan. 

Baca Juga :  Bhabinsa Bersama Bhabinkamtibmas Akan Terus Pantau Penyaluran BLT di Setiap Desa

“Kita mohon juga dukungan dari Legislatif dan juga masyarakat demi suksesnya agenda pembangunan yang sudah direncanakan,” pungkasnya.

Dihadapan semua peserta Musrenbang yang hadir, Purnawirawan Polisi yang terkenal dengan gaya humor dan ketegasanya itu mengajak semua masyarakat bersatu-padi membangun Membangun Meranti.

“Karena tanpa kekompakan apa yang ingin dilaksananakan akan sulit diwujudkan,” ujarnya

Terakhir Wabup minta kepada Camat dapat mengkooridnasikan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara terencana, terpadu dan menyeluruh, dengan melibatkan MPA, Babin Kamtibmas dan Koramil untuk melakukan pemadaman.

Bahkan pensiunan Polisi berpangkat AKBP itu, mengintruksikan kepada Camat dan Kades untuk tidak meninggalkan tempat jika muncul titik api diwilayahnya. Camat harus turun langsung melakukan pemadaman bersama MPA, Kepolisian dan TNI.

“Jika terjadi kebakaran Camat harus ikut melakukan pemadaman jika perlu tidur disana, dan saya akan cek posisi Camat, termasuk Kepala Desa karena jika terjadi bencana Karlahut bukan saja menjadi masalah daerah tapi juga Nasional dan Internasional, apalagi untuk kawasan yang berbatasan dengan negara tetangga semua bisa komplain kekita,” ujarnya lagi.

Selain itu untuk mengantisipasi terjadinya Karlahut yang tak kalah penting menurut Wabup H. Asmar adalah sosialisasi oleh Camat dan Kades kepada masyarakat terkait bahaya membakar lahan khususnya pada saat cuaca ekstrim saat ini. Karena dirinya tak ingin ada masyarakat yang terpaksa berurusan dengan hukum karena kedapatan membakar lahan.

Baca Juga :  Kadisdik Syamsuddin Kumpulkan Korwil Se-Kepulauan Meranti, Ingatkan Bahaya Covid-19 dan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan

Sementara itu, dalam penyampaian pokok-pokok fikiran dewan yang dipaparkan oleh Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, berharap kepada Pemerintah Kabupaten dapat merealisasikan semua usulan prioritas yang masuk dari Kecamatan dan Desa. Hal itu menimbang Tasik Putri Puyu sebagai Kabupaten pemekaran baru sangat perlu diperhatikan khususnya bidang pembangunan infrastruktur penghubung dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami dari DPRD berharap pembangunan infrastruktur penghubung dsri Desa menuju Kecamatan dan Kecamatan menuju Inu Kota Kabupaten dapat digesa begitu juga pembinaan ekonomi masyarakat,” jelas Khalid Ali.

Kemudian, Legislator DPRD Meranti Fraksi PDI-P itu, juga meminta Pemerintah Kabupaten untuk memfasilitasi penyelesaian konflik lahan yang terjadi antara masyarakat Pulau Padang dengan PT. RAPP, agar masyarakat tidak terus dihantui oleh permasalahan tersebut. 

“DPRD Meranti juga berharap Pemerintah Kabupaten dapat memfasilitasi penyelesaian konflik lahan yang terjadi di Pulau Padang antara masyarakat dengan PT. RAPP, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepan,” ujar Khalid.

Masalah peningkatan Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Penghubung di Kecamatan Tasik Putri Puyu juga disampaikan oleh Legislator DPRD Meranti Eka Yusnita dan Auzir.

Menyikapi permintaan Kecamatan dan Desa serta Legislator DPRD Meranti, Wabup mengaku akan berupaya merealisasikan sesuai dengan kekuatan anggaran yang ada dalam upaya mencapai Visi dan Misi Bupati-Wakil Bupati H.M Adil-H. Asmar yakni menjadikan Meranti sebagai Kabupaten yang Maju, Cerdas dan Bermartabat.(A03/AH.01)

Editor     : Agus Salim Hs
Sumber : TPC
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: