Labuhan Batu

Wabup Bersama Sekda Meranti Buka Festival Lampu Colok dan Meriam Bambu 2019

Wabup Bersama Sekda Meranti Buka Festival Lampu Colok dan Meriam Bambu 2019
Plt.Bupati Labuhanbtu,H.Andi Suhaimi,ST,MT foto bersama saat pelepasan Peserta KTNA mengikuti Kegiatan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Utara Ke-IV Tahun 2019,Senin (15/7/2019). Foto : hendro/tiraipesisir.com

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam hal ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kembali menggelar Festival Lampu Colok Ramadhan 1440 H Tahun 2019,dalam rangka melestarikan tradisi masyarakat Melayu yang kental dengan nuansa Islami itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Meranti H.Said Hasyim bersama Sekda Meranti,H.Yulian Norwis,bertempat di Taman Cik Puan Selatpanjang,Jumat malam (31/5/2019).

Turut hadir,Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek,SIK,SH,Anggota DPRD Meranti Edy Masyudi,Staf Ahi Bupati,H.Askandar, Asisten I Sekdakab Meranti, H.Syamsuddin,Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga,Rizki Hidayat,Kabag Humas dan Protokol Meranti,Hery Putra,Ketua MUI Meranti,H.Mustafa,Kabag Kesbang,Asrizal Harahap,Sekcam Tebing Tinggi,Ketua PP Meranti,Asnan Mahadar, Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat,dan Tokoh Agama serta para undangan lainnya.


Peresmian Festival Lampu Colok yang dikemas dengan lomba Meriam Buluh (Bambu) di Kepulauan Meranti ditandai dengan penyulutan api perdana lampu colok dan peletupan Meriam Buluh oleh Wakil Bupati Meranti H.Said Hasyim yang turut didampingi Sekda Meranti,H.Yulian Norwis,Kapores Meranti,AKBP La Ode Proyek,dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga,Rizki Hidayat.

Baca Juga :  Sedang Memancing Ikan,Bocah Bersaudara Tewas Kecebur Disumur

H.Said Hasyim dalam sambutannya menuturkan,acara ini murni tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat dan sudah menjadi tradisi dalam menunggu malam Lailatul Qadar dan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap,kegiatan ini harus terus dilestarikan jika perlu dikemas sedemikian rupa agar makna dari kegiatan yang kental dengan nuansa Islami ini tetap melekat dihati masyarakat.

“Kegiatan ini perlu dikemas sedemikian rupa agar tidak menghilangkan makna lampu colok itu,ini murni kegiatan yang tumbuh dan berkembang dari masyarakat dan Pemerintah hanya membantu dana dan mengarahkan sesuai dengan budaya Melayu yang kental dengan nuansa Islami,”ucap Said Hasyim.


Begitu juga untuk kegiatan Meriam Buluh permainan Tradisional masyarakat Melayu zaman dulu yang juga layak dilestarian.

Baca Juga :  Peduli Insiden Suriah,BPBD Dan PMI Labuhanbatu Laksanakan Penggalangan Dana 

“Mari kita jaga lingkungan kita jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, semoga dengan dukungan dari segenap masyarakat Meranti dapat menjadi negeri yang aman dan makmur,”pungkasnya. (Rls/Red)


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: