Kepulauan Meranti

Tim Advokasi Paslon Nomor Urut Satu Silaturahmi Ke Bawaslu Kepulauan Meranti

Tim Advokasi Paslon Nomor Urut Satu Silaturahmi Ke Bawaslu Kepulauan Meranti
Tim Advokasi Paslon Nomor Urut Satu Silaturahmi Ke Bawaslu Kepulauan Meranti

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Tim advokasi hukum dari pasangan calon Bupati H. muhammad Adil. SH dan wakil Bupati AKBP (Purn) H. Asmar yang diwakili oleh Pengacara Antoni SH bersama Tim menyambangi Kantor Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (7/12/2020).

Kehadiran tim Advokasi Paslon nomor urut satu ini dalam rangka silaturahmi dan melaporkan dugaan pelanggaran saat minggu tenang.


Antoni SH mengatakan, maksud dari silaturahmi ini adalah untuk sekaligus berkordinasi bersama Ketua Bawaslu Syamsurizal untuk melaporkan adanya dugaan tindak kecurangan di minggu tenang ini.

“kami melihat masih maraknya kalimat-kalimat ajakan atau berkampanye dari masing-masing paslon lainnya, kami rasa ini harus ditindak lanjuti, jangan sampai ini bentuk keteledoran atau pembiaran dari pihak penegak hukum dalam pilkada ini. Kita ingin pilkada Meranti damai dan Minggu tenang dimanfaatkan bukan untuk kampanye lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  DPC LAN Meranti Silahturahmi Bersama Pemkab Meranti

Kedatangan Advokasi Paslon nomor urut satu dan berserta tim ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari pihak Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti dan terlihat juga dihadiri oleh Kajari Kepulauan Meranti dan pihak kepolisian yang bermarkas di gakumdu.


“Terimakasih kasih yang sebesar-besarnya, Kepada tim Paslon nomor urut satu yang Sudi datang bersilaturahmi kekantor kami, terkait laporan dugaan pelanggaran insyallah akan kita tindak lanjuti sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ucap Syamsurizal.

Tentu dalam kordinasi ini saling memberi saran dan masukan demi kemajuan pilkada tahun ini dan tahun berikutnya.

“Untuk itu kami himbau juga kepada seluruh masyarakat di kepulauan meranti untuk dapat memahami arti dari minggu tenang di masa kampanye ini, yang dimana Kampanye Pemilu adalah kegiatan Peserta Pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu untuk meyakinkan Pemilih dengan menawarkan visi, misi, program atau citra diri Peserta Pemilu,” ucapnya lagi.

Baca Juga :  Cegah Karlahut, Babinsa dan Babinkatibmas Rutin Laksanakan Patroli di Rawan Kebakaran

Tambahnya lagi, masa Tenang atau minggu tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas Kampanye Pemilu. Karena 5 Desember 2020 masa kampanye selesai, sesuai di pasal 67 angka 2 undang-undang no 1 tahun 2015. Maka masa tenang berlangsung selama tiga hari sebelum pemungutan suara.

“Melanggar ketentuan pidana pemilihan, sebagaimana di sebutkan dalam pasal 187 angka 1. Yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye diluar jadwal waktu yang telah ditetapkan KPU provinsi dan KPU kabupaten untuk masing-masing calon dipidana dengan penjara paling singkat 15 hari atau paling lama 3 bulan dan denda uang senilai Rp.100.000 (seratus ribu rupiah) hingga 1.000.000 ( satu juta rupiah),” bebernya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02 Tebingtingg Dampingi Pembagian Sembako ke Warga

Lanjutnya lagi, Kepada seluruh masyarakat yang berada di kepulauan Meranti, untuk datang di hari pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020 di TPS masing-masing, dan tetap mengikuti Protokol Kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Ayo kita menggunakan hak suara sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku, jangan sampai ada kerusuhan dalam pelaksanaan Pilkada di Kepulauan Meranti ini,” tutupnya.

Terakhir ditandai dengan penyerahan tanda terima berkas laporan yang diberikan oleh Bawaslu kepada tim advokasi hukum dari Paslon nomor urut satu.(A03/AH.01)

Editor     : Agus Salim Hs
Sumber : TPC
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: