Kepulauan Meranti

Terkait Pencurian Tenaga Listrik di Desa Kudap,LSM TPK Minta Pelakunya Dipidanakan

Terkait Pencurian Tenaga Listrik di Desa Kudap,LSM TPK Minta Pelakunya Dipidanakan

KUDAP,TIRAIPESISIR.COM-Terkait pencurian tenaga listrik atau disebut pemakaian tenaga listrik secara tidak sah (PT2TL,red) yang dilakukan oleh Kepala Desa Kudap,Sutrisno,SE dan Nopaisal alias Nap,karyawan bagian teknis lapangan PT.SIRKO,sebagaimana yang diberitakan di media siber tiraipesisir.com dan segmennews.com,Rabu (13/02/2019) lalu. LSM Tim Pencari Fakta dan Keadilan (TPK) meminta kepada instansi yang berwajib agar kedua pelakunya dipidanakan. Hal itu dipaparkan,Muhammad Rafi,Ketua Umum LSM TPK kepada Media ini,Jumat (15/02/2019) di Selatpanjang.

Menurut Rafi,penertipan pemakaian tenaga listrik merupakan langkah PLN untuk mengurangi pencurian listrik,dan dikenakan denda P2TL. Pengenaan denda kepada konsumen oleh PLN diatur dalam Keputusan Direksi PT.PLN (Persero) Nomor : 1486.K/DIR/2011 tentang Penertipan Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL). Kendati demikian,kedua pelakunya juga harus dipidanakan,karena sudah jelas perbuatan kedua pelakunya dengan sengaja melakukan tindak pidana pencurian.


“Untuk penegakan supremasi hukum dan efek jera,saya minta kepada pihak Kepolisian menangkap kedua pelakunya (Kades Desa Kudap,Sutrisno,SE dan Nopaisal,red),dan pihak PLN membuat laporan sesuai aturannya,”kata Rafi menegaskan.

Baca Juga :  Izin Koperasi Silva Group Membabat Hutan Bakau di Kepulauan Meranti Diduga Sudah Tidak Berlaku Lagi

Kepala Desa itu kata Rafi,adalah kepala pemerintahan desa yang harus menjadi panutan warga desa,tingkah laku dan perbuatannya harus baik menjadi contoh bagi warganya. “Ini dia sendiri yang membuat nama desa yang dipimipinnya menjadi buruk,dan dia pelaku pencurian itu,dia (Sutrisno,red) harus dipidanakan,”ujar Rafi dengan nada geram.

Huhammad Rafi juga menegaskan,demi hukum pihak PLN harus melaporkan masalah tersebut kepada pihak Kepolisian,dan itu ada aturannya sesuai Permentamben Nomor 02.P/451/MPE/1991,Pasal 2,Ayat (1),Huruf (g).


“Pihak PLN harus melaporkan kedua pelakunya kepada Kepolisian,bila tidak,kita dari LSM bersama Koalisi LSM kita yang akan melaporkannya langsung kepada pihak Kepolisian,sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018,”tandas Rafi. (A01/09)
Editor : Redaksi

Baca Juga :  Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu di Selatpanjang

author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: