Indonesia

Terkait Adanya Isu Pungutan Penerimaan Murid Baru,Wabup Meranti,Drs.H.Syaid Hasyim Adakan Pertemuan Dengan Pihak Sekolah

Terkait Adanya Isu Pungutan Penerimaan Murid Baru,Wabup Meranti,Drs.H.Syaid Hasyim Adakan  Pertemuan Dengan Pihak Sekolah

Selatpanjang,TiraiPesisir.Com – Terkait adanya isu pungutan oleh pihak sekolah kepada wali murid saat penerimaan siswa baru tahun ajaran 2016,membuat keresahan bagi masyarakat,namun hal itu langsung disikapi oleh Waki Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti,Drs.H.Said Hasyim,dengan menggelar pertemuan dan mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah tingkat SMP dan SMU sederajat se-Kabupaten Meranti. Dalam intruksinya menegaskan kepada pihak sekolah untuk tidak melakukan pungutan sebentuk apapun kepada wali murid saat penerimaan murid baru. “Sesuai ketentuan,dalam penerimaan siswa baru tidak boleh ada pungutan,apapun jenis kegiatannya apalagi sampai memberatkan wali murid,”ujar Wabup,H.Said Hasyim didampingi Sekdakab Meranti,Drs.Iqaruddin saat memimpin pertemuan dengan para Kepala Sekolah SMP dan SMU seserajat se-Kabupaten Meranti,di Aula Kantor Bupati,Kamis (14/7).

Baca Juga :  Habisla,Aset Pemkab Meranti Tiang Pancang Besi Pembangunan Jembatan Selat Rengit Diangkut Maling ke Batam

Turut hadir pada pertemuan itu,Kepala Inspektorat,Drs.Suhendri, Asisten II Sekdakab Meranti,H. Anwar Zainal,dan Kepala Dinas Pendidikan M.Arif serta Kepala Sekolah yang terkait.


Said Hasyim menekankan kepada pihak sekolah,untuk tidak melakukan pungutan kepada wali murid,hal itu sesuai ketentuan Bupati yang didasari oleh peraturan Pemerintah. Pemerintah Pusat dan Daerah telah memberikan banyak bantuan pendidikan kepada sekolah,seperti Dana BOS dan Alokasi Dana APBD sebesar 20 persen. “Ini tujuannya agar tidak ada lagi ada alasan anak tidak sekolah dan masyarakat tidak bisa menyekolahkan anaknya karena tidak ada biaya,”terang Said Hasyim menjelaskan.

Baca Juga :  PT.RAPP Belum Juga Realisasikan Tanaman Kehidupan

Sementara isu berkembang dan sampai ke Wabup,pungutan justru dilakukan oleh sekolah-sekolah yang berada di kota dimana kelengkapan maupun fasilitasnya jauh lebih baik dari sekolah yang dipinggiran yang serba kekurangan termasuk tenaga pengajar. Adanya biaya pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah dapat berdampak negatif psikologi terhadap anak dan orang tua,khususnya bagi warga yang kurang mampu. “Bagi anak dari keluarga yang mampu mungkin tidak ada masalah,tapi bagi anak yang kurang mampu akan sangat tertekan,akibatnya anak bisa jadi malu sekolah yang berdampak pada menurunnya prestasi belajar,mudah-mudahan masalah itu tidak terjadi di Meranti,”papar mantan Sekda itu. (Perdamean)

Baca Juga :  Zulfan Heri Terus Beri Sokongan Kepada Pemuda Meranti

 


 


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: