Pelalawan

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

PELALAWAN, TIRAIPESISIR.COM – Geram tak dikunjungi diperbaiki, sementara kecelakaan kerap terjadi, warga terpaksa menanam pisang di badan jalur padat Jalan Lintas Timur. Lokasi persis sekitar KM 99 Desa Palas Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.

Bentuk protes dengan menanam sebatang pohon pisang plus ban bekas dilakukan warga karena prihatin sering terjadinya kecelakaan. Baik, kecelakaan melibatkan beberapa kendaraan maupun kecelakaan tunggal karena terperosok dalam lobang.


“Iyo pagi tadi sengajo ambo tanam dengan pisang pado lobang jalan yang mengango itu bang. Dah tak terhitung le kecelakaan di lokasi itu,” terang Idris (45) warga setempat, Ahad (22/11).

Baca Juga :  Putusan MA ''Inkracht'', Terpidana Lahan Ilegal PT Peputra Masih Misteri

Kata mantan kepala desa ini, jumlah kecelakaan di lokasi maut itu sudah tidak terhitung lagi. Ada korban yang patah, kendaraan rusak dan beragam insiden lainnya.

“Dah banyak kali kecelakaan bang. Hampir tiap hari. Apo le kalau orang baru pertamo lewat hampir dipastikan masuk lubang, kendaraan rusak. Balago kambing pun ado. Posisi di tengah jalan hitam. Tonga sodap melaju masuk lubang tersungkur, apo le musim hujan. Pokoknya sangat rawan. Mako e ambo tanam pisang agar pihak terkait ado perhatian,” ungkap Idris dengan logat setempat.


Kondisi jalan negara yang rusak ini lanjutnya sudah disampaikan ke beberapa pihak, tapi belum ada tindakan untuk mengatasinya.

Baca Juga :  Aiptu Erwin Yudha Meninggal Dunia Akibat Luka Bakar Saat Mengawal Demo di Kantor Bupati Cianjur

“Ya ambo pasang rambu pisang, mudah-mudahan Perwakilan Kementerian PU RI di Riau segera memperbaiki jalan ini. Kami tinggal di dekat lokasi, sangat-sangat kasihan melihat warga yang masuk. Kalau velg yang patah, masih untung. Kalau tulang yang patah, iyo kasian kito,” paparnya berharap kerusakan Jalan Lintas Timur Sumatera di KM 90 itu segera dilakukan perbaikan. (A04/19)

Editor     : Dhamean Hasibuan
Sumber : TPC
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: