Kepulauan Meranti

Sudah Masuk Hari ke-3 Pendistribusian BBM Jenis Premium Bersubsidi Belum Normal di Selatpanjang

Sudah Masuk Hari ke-3 Pendistribusian BBM Jenis Premium Bersubsidi Belum Normal di Selatpanjang
Kondisi antrian panjang di depan APMS/SPBU Jalan Imam Bonjol Kota Selatpanjang,Sabtu pagi (30/3),sekitar pukul 15:15 Wib. Foto : redaksi/tiraipesisir.com

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Sudah memasuki hari ke-3 (Kamis,Jumat dan Sabtu,30/3) kelihatannya BBM Jenis Premium Bersubsidi masih belum normal pendistribusiannya di Selatpanjng,Kabupaten Kepulauan Meranti baik di pengecer resmi APMS/SPBU maupun di kios-kios pengecer.

Hal ini tentunya menjadi pertanyaan,Apakah PT.Pertamina (Persero) Pekanbaru selaku distributor BBM Bersubsidi saat ini tidak bisa maksimal mendistribusikan BBM Jenis Premium Bersubsidi ke Kabupaten Kepulauan Meranti sesuai kuota yang ditetapkan,atau karena ada masalah PT.Pertamina dengan agen-agen yang ada di Selatpanjang seperti APMS/SPBU di Alah Air,APMS/SPBU di Jalan Imam Bonjol,dan APMS lainnya,sehingga pendistribusian BBM Bersubsidi ke Meranti menjadi bermasalah.


Pantauan tiraipesisir.com,Sabtu pagi (30/3) sekitar pukul 05:15 Wib,untuk mendapatkan kebutuhan BBM Jenis Premium Bersubsidi,masyarakat terpaksa antrian panjang di depan pintu gerbang APMS/SPBU di Jalan Imam Bonjol menunggu APMS/SPBU buka,mulai pukul 05:15 Wib hingga dibuka sekira pukul 07:30 Wib,karena warga khawatir takut kehabisan stok BBM Bersubsidi di APMS/SPBU milik PT.Mas Artha Buana itu.

Baca Juga :  Limbah Repu Kilang Sagu Milik Akang Sonde Mencemari Hutan dan Laut, Diminta DLH Meranti Menghentikan Sementara Kegiatan Produksinya

M.Ihsan (45) warga jalan Dorak,Desa Banglas kepada tiraipesisir.com menuturkan, kenapa ia harus pagi-pagi ke SPBU Jalan Imam Bonjol membeli BBM Jenis Premium,meski harus menghadapi antrian yang panjang,karena disebabkan kios-kios pengecer BBM Jenis Premium di daerahnya (Dorak,red) sudah 3 hari tutup total,karena tidak mendapatkan BBM Jenis Premium Bersubsidi dari Agen resmi di Selatpanjang.

“Sudah 3 hari,sejak dari hari Kamis,Jumat dan hari Sabtu ini semua kios-kios penjual BBM jenis premium subsidi tutup,sehingga di daerah kami mengalami kelangkaan BBM jenis premium,”ucapnya diamini warga antrian lainnya.


“Kelangkaan BBM jenis premium sudah jarang terjadi di Selatpanjang ini,namun sebelum SPBU ada kelangkaan BBM kita akui sering terjadi. Sementara ini SPBU sudah ada,dan kuota BBM baik bersubsidi maupun non subsidi untuk daerah Kabupaten Kepulauan Meranti kuotanya sudah diatur pihak PT.Pertamina,tapi kenapa bisa terjadi stok kurang,”ujarnya.

Baca Juga :  Belum Kantongi STTP, Polisi Minta Unjukrasa Dugaan Nepotisme Gubernur Dibubarkan

“Seperti di tempat kami terjadi kelangkaan,penyebabnya bisa saja terjadi karena SPBU yang ada melayani pembeli menggunakan Jerigen. Akibatnya,kebutuhan warga untuk mendapatkan minyak premium bersubsidi tidak dapat terpenuhi sesuai kebutuhan (kuota,red),”katanya lagi.

Marthin,dari pihak managemen PT.Mas Artha Buana pemilik APMS/SBPU di jalan Imam Bonjol Kota Selatpanjang yang coba dikonfirmasi melalui telepon selulernya melalui nomor kontak 0811.7583…dan juga ke nomor kontak 0823.8138….hingga berita ini diterbitkan belum bersedia menerima panggilan. (Red/A01/09)


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: