Jakarta

Skema Gaji PNS Diubah, Tukin hingga Tunjangan Jabatan Dihapus

Skema Gaji PNS Diubah, Tukin hingga Tunjangan Jabatan Dihapus
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA,TIRAIPESISIR.COM-Pemerintah akan merombak sistem pengupahan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia. Tak terkecuali juga pada sistem pemberian tunjangan.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan untuk formula Tunjangan PNS nantinya akan meliputi Tunjangan Kinerja dan Tunjangan Kemahalan. Rumusan Tunjangan Kinerja didasarkan pada capaian kinerja masing-masing PNS.


Sebagai gambaran, sebelumnya PNS banyak mendapatkan tunjangan-tunjangan. Pertama adalah tunjangan kinerja alias Tukin, meskipun besarannya beda-beda tergantung kelas jabatan maupun instansi tempatnya bekerja, baik instansi pusat maupun daerah.

Baca Juga :  Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Kemudian yang kedua adalah tunjangan suami atau istri, lalu yang ketiga adalah tunjangan anak. Selanjutnya ada tunjangan makan dan jabatan. Lalu selain itu ada juga tunjangan perjalanan dinas.


“Sedangkan rumusan Tunjangan Kemahalan didasarkan pada Indeks Harga yang berlaku di daerah masing-masing,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Sementara itu, untuk sistem penggajian juga akan berubah. Dalam aturan baru nanti, sistem penggajian PNS secara keseluruhan berdasarkan pangkat dan golongan.

Akan tetapi, nantinya penghasilan PNS akan dihitung berdasarkan beban dan risiko pekerjaannya. Artinya, dari mulai tanggung jawab dan risiko pekerjaan akan menjadi pertimbangan dalam penetapan gaji PNS.

Baca Juga :  Indonesia Untuk Menunda Kedatangan Asing Karena Kasus Coronavirus, Kematian Meningkat

“Formula Gaji PNS yang baru akan ditentukan berdasarkan Beban Kerja, Tanggung Jawab, dan Risiko Pekerjaan,” ucapnya.

Namun lanjut Paryono, implementasi formula gaji PNS ini tidak akan dilakukan secara sekaligus. Meskipun pada akhirnya, sistem penggajian akan dilakukan berdasarkan harga jabatan.

“Implementasi formula Gaji PNS ini nantinya dilakukan secara bertahap, diawali dengan proses perubahan sistem penggajian yang semula berbasis Pangkat, Golongan Ruang, dan Masa Kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada Harga Jabatan,” ucapnya. (A01/AH.01)

Baca Juga :  Dewan Pimpinan Pusat BPKP Demo Kejaksaan Agung RI
Editor     : Zai
Sumber : Okzone.com
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: