Indonesia

Satu Dari Dua Pelaku Perampokan Indomaret Cisauk Mantan Karyawan Indomart

Satu Dari Dua Pelaku Perampokan Indomaret Cisauk Mantan Karyawan Indomart
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim AKP Muhharam Wibisono saat menjelaskan penangkapan dua orang pelaku perampokan Indomaret Cisauk.

TANGERANG SELATAN,TIRAIPESISIR.COM-Dua pelaku perampokan Indomaret di Jl. Raya Cisauk, Kec. Legok, Kab.Tangerang hari Sabtu (10/8/2019) dengan menggunakan pistol mainan dan golok berhasil diringkus tim vipers Polsek Cisauk dan Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kedua pelaku yaitu Edo Suhaedi (22) dan Romdon Mardiana (24), keduanya warga Cisauk dan dibekuk petugas di rumahnya masing masing tanpa perlawanan,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim Polres setempat AKP Muhharam Wibisono, Kamis (15/8/2019).


Salah satu pelaku yaitu Edo Suhaedi yang menjadi otak perampokan ternyata pernah menjadi pegawai di Indomaret tersebut selama satu tahun lebih, sehingga tahu betul kondisi dan situasi saat keduanya melakukan aksi perampokan.

Baca Juga :  Buka Open Turnamen Honor Cup 2019,Sekda Meranti Harapkan Peserta Tetap Jaga Sportifitas dan Fair Play

“Tersangka Edo saat aksi perampokan menodongkan senjata api mainan dengan menutup wajah menggunakan masker dan helm,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum menondongkan senjata api mainan pelaku berpura pura belanja. Namun saat melihat toko sepi langsung menodongkan senjata api mainan dan temannya membawa golok mengancam karyawan lainnya.


“Setelah berhasil menodong pegawai indomaret mereka langsung menggambil uang tunai dalam berankas sebanyak Rp 50 juta dan 25 bungkus rokok berbagai merk. Kedua pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motor,” jelas AKP Muhharam

Baca Juga :  Kasus Impor Daging illegal di Meranti,Minta Polres Periksa Bea dan Cukai

Setelah kejadian tersebut, lanjutnya, korban yang juga pegawai indomaret melapor ke Polsek Cisauk. Tidak berapa lama petugas datang dan melakukan penyidikan serta melihat CCTV yang ada.

Ternyata salah satu karyawan atau korban yaitu Dedi, mengenali suara salah satu pelaku perampokan dari rekmanan CCTV saat menodongkan senjata api mainan tersebut.

”Mendapatkan informasi tersebut petugas langsung mengejar pelaku dan saat tertangkap serta dimintai keterangan ke\dua pelaku mengakui aksi perampokan tersebut,” ujarnya dengan barang bukti uang sisa hasil rampokan sebanyak Rp 20 juta, dua senjata tajam, satu unit sepeda motor dan pakaian yang dipergunakan saat beraksi.

Baca Juga :  Bea & Cukai Selatpanjang Amankan 258 Hp Ilegal

Atas perbuatan tersangka tim penyidik menjerat kedua pelaku dengan Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan. “Ancaman hukuman paling lama 12 tahun kurungan penjara,” katanya. (Horlas/dA08/08)


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: