Kepulauan Meranti

RAPP Serahkan Bantuan Logistik

RAPP Serahkan Bantuan Logistik
Penyerahan secara simbolis bantuan Sembako PT. RAPP kepada Pemkab Kepulauan Meranti (Dok, Istimewa)

MERANTI, TIRAIPESISIR.COM – PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) akhirnya menyalurkan bantuan bahan makanan pokok kepada masyarakat korban banjir di Kecamatan Tasik Putri Puyu, Jumat (27/11/20202).

Bantuan logistik tersebut berupa 600 dus mie instan, 600 kaleng sarden dan 600 liter minyak goreng.


Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Kecamatan Tasik Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti, selanjutnya bantuan didistribusikan ke sejumlah Desa terdampak bencana di antaranya Desa Dedap, Tanjung Padang, Putri Puyu dan Mekar Delima.

Selain logistik, RAPP juga memberikan bantuan obat-obatan termasuk tim medis jika dibutuhkan kepada Posko Bencana Banjir di bawah koordinasi BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Musim Hujan Tiba, BPBD Riau Imbau Masyarakat Waspada Banjir

Stakeholder Relations (SHR) Manager RAPP wilayah Kepulauan Meranti, Susilo Sudarman mengatakan, bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap masyarakat sekitar.


“Kita telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait upaya penanganan di lapangan seperti penyaluran bantuan bahan makanan dan tenaga medis untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, H Idris Sudin menambahkan, pihaknya bersama Camat dan Kepala Desa segera mendistribusikan bantuan kepada masyarakat termasuk bantuan yang disalurkan oleh RAPP.

“Intensitas curah hujan dan cuaca ekstrim saat ini patut kita waspadai bersama. Untuk itu, pemerintah telah mengambil sejumlah langkah penanganan termasuk berkolaborasi dengan perusahaan seperti RAPP dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  APBD Murni 2021 Kepulauan Meranti Rp1,1 Triliun

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan juga telah mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada di tengah fenomena alam La Nina yang mengakibatkan tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

“Musibah bencana alam tidak bisa dihindari oleh siapapun, tapi setidaknya setiap dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir dengan bersama-sama jaga kebersihan saluran air dan melestarikan hutan,” ujar H Irwan, Jumat (27/11) di Selatpanjang.

Selaras dengan itu, ia meminta agar instansi terkait dapat mendirikan posko penanggulangan bencana di lokasi terjadinya bencana banjir, serta memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir.

Baca Juga :  Perangi Narkoba, Generasi Muda Penerus Bangsa

Irwan juga mengapresiasi atas tindakan dan respon cepat perusahaan dalam mengantisipasi dampak banjir termasuk mendistribusikan bantuan tersebut kepada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui siaran pers tanggal 3 Oktober 2020, memprediksi fenomena alam La Nina yang terjadi pada bulan Oktober 2020 hingga Februari 2021 mendatang. Untuk itu pihak BMKG meminta seluruh elemen baik masyarakat dan pemerintah agar mengantisipasi terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor yang berpotensi terjadi. (A04/19)

Editor     : Dhamean Hasibuan
Sumber : TPC
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: