Labuhan Batu

Proyek Pembangunan Parit Beton di Sei Sanggul Asal Jadi dan Syarat Korupsi

Proyek Pembangunan Parit Beton di Sei Sanggul Asal Jadi dan Syarat Korupsi

Proyek Pembangunan Parit Beton di Sei Sanggul Asal Jadi dan Syarat Korupsi

Penulis : Otavianus


Labuhanbatu,TIRAIPESISIR.COM-Pengerjaan proyek pembangunan parit sepanjang 450 m yang didanai oleh APBD Kabupaten Labuhanbatu,milik Dinas Pekerjaan Umum & Tata Ruang (PUPR) Labuhanbatu dengan pagu anggaran senilai Rp 399.250.000 yang berada di Dusun I & II Desa Sei Sanggul Kecamatan Panai Hilir,dikerjakan oleh CV.Cahaya Kencana terkesan asal jadi dengan kualiatas diragukan ketahanannya dan tidak akan bertahan lama. 

Kepala Desa Sei Sanggul Kecamatan Panai Hilir Syafrijal Minggu,(13/11) kepada wartawan mengatakan,sangat kecewa dengan proses pengerjaan proyek pembangunan parit tersebut. Sebab, menurutnya,dengan anggaran senilai Rp 300 jutaan untuk pembangunan parit sepanjang 450 m bisa menghasilkan pekerjaan dengan kualitas yang baik serta dapat bertahan lama. Namun katanya, realitanya kontraktor proyek pembangunan parit di desanya hanya ingin memperoleh keuntungan besar tanpa memprioritaskan kualitas.

Baca Juga :  Warga Kecewa,Puskesmas Kota Sei Berombang Tidak Memiliki Alat Check Up Diabetes dan Kolesterol

“Warga sudah melaporkan bahwa mereka protes dengan kualitas proyek pembangunan parit itu, juga pernah mencoba akan merubuhkannya. Namun,pihaknya melarang. Jika dibandiing dengan pengerjaan kegiatan di desa,yang anggarannya bersumber dari Dana Desa boleh diuji, jauh lebih baik,”tegasnya.


Azhar,salah seorang tokoh masyarakat Sei Berombang saat ditemui,Minggu (13/11) juga menuding pengerjaan proyek pembangunan parit di Desa Sei Sanggul amburadul dan asal-asalan. Ia juga mengatakan,bahwa pengawas proyek dari dinas terkait terkesan tutup mata dengan pengerjaan proyek pembangunan parit tersebut. Sebab, jelasnya,sepengetahuan dirinya tidak pernah terlihat hadir pengawas di lokasi proyek,sehingga hal itu memberi ruang bagi kontraktor untuk tidak memenuhi spesifikasi aturan pekerjaan.

Baca Juga :  DLH labuhanbatu Gelar kegiatan penanaman pohon.

Hasil croschek dan investigasi Wartawan di lokasi pekerjaan menemukan, parit dibangun tanpa cor lantai dan cor balak tengah. Dan proses pengerjaannya terlebih dahulu di susun batu padas kemudian dipoles dengan adukan semen.

Subantas Warga Desa Sei Lumut Kecamatan Panai Hilir yang juga merupakan Perwakilan CV Cahaya Kencana ketika ditemui Minggu,(13/11) di kediamannya,guna meminta penjelasan terkait proyek pembangunan parit di Desa Sei Sanggul mengatakan,proses pengerjaan proyek belum siap. Ia hanya mengaku,sebagai pelaksana di lapangan yang diutus dari kontraktor juga merangkap sebagai pekerja.

Baca Juga :  Dandim 0209/LB : Pelatihan Sebagai Dasar Mempersiapkan Diri Menghadapi Bencana

”Proyek itu belum siap.Terkait tudingan dan penilaian masyarakat tentang proyek nanti saya sampaikan ke kontraktor,”ucapnya menjelaskan.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Plt Kadis PUPR Labuhanbatu,Khairul Fahri melalui HP tidak banyak memberikan keterangan. Dengan singkat pihaknya menyuruh Wartawan untuk menemui PPK dan menjanjikan Wartawan ketemu langsung dengan dirinya. “Jumpai aja PPKnya atau besok kita jumpalah,” ucapnya kepada Wartawan.***
Editor : Dhamean


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: