Batam

Polisi dan Bea Cukai Ungkap Penyeludupan Sabu 1,8 Ton di Batam

Polisi dan Bea Cukai Ungkap Penyeludupan Sabu 1,8 Ton di Batam

BATAM,TIRAI PESISIR.COM-Tim gabungan dari Satuan Tugas Khusus Polri,Direktorat Tindak Pidana Narkoba,dan Bea Cukai mengungkap penyeludupan 1,8 ton paket sabu di Batam,Kepulauan Riau,Selasa (20/2/2018).

Sabu tersebut diangkut menggunakan kapal berbendera Singapura dengan empat anak buah kapal warga negara Taiwan.


“Sudah benar itu,1,8 ton,”ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri,Brigjen Pol Eko Daniyanto saat dikonfirmasi,Selasa petang.

Eko mengatakan,kepolisian sudah melacak rencana penyeludupan itu sejak 1,5 bulan lalu. Dua pekan lalu, polisi berkoordinasi dengan bea cukai karena memiliki kapal besar untuk melacak keberadaan kapal yang menyeludupkan barang haram itu.

Baca Juga :  Pencemaran Udara : Pengupasan Karet Berisi Aluminium Di Sungai Lekop Dibacking LPM Sungai Lekop Batam

Pencarian dilakukan secara terpisah, yakni di wilayah Anyer,Selat Phillips, dan Natuna.


“Setelah tiga hari di atas laut itu, sekitar pukul 7:35 WIB,tim A Satgas Laut yang dipimpin AKBP Gembong dengan Bea Cukai menangkap satu kapal berbendera Singapura,”kata Eko.

Identitas keempat pelaku yakni TM (69), TY (33), TH (43), dan LYH (63). Pagi tadi,kapal tersebut dibawa ke Pangkalan Bea Cukai Sekupang bersamaan dengan Kapal Bea Cukai yang membawa tim dari Bareskrim Polri.

Baca Juga :  Penyeludupan HandPhone Android Dari Singapore Ke Jambi Via Kuala Tungkal Digagalkan DJBC Kepri

Barang bukti yang disita berupa 81 karung yang isinya methampetamine. Masing-masing karung diperkirakan berisi 20 kilogram.

Selanjutnya,Polri akan berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk menelusuri alur kedatangan narkoba melalui pemeriksaan dokumen pengiriman barang-barang.

Kemudian,polisi juga akan mengecek sampel barang bukti ke pusat laboratorium forensik.(yasir) 
Sumber : KOMPAS.COM


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: