Bengkalis

Plt.Diskominfo Pemkab Bengkalis,Jhohansyah Syafrie : Terkait,Oknum Guru Kedapatan OTT,Ingat Pesan Bupati Bengkalis

Plt.Diskominfo Pemkab Bengkalis,Jhohansyah Syafrie : Terkait,Oknum Guru Kedapatan  OTT,Ingat Pesan Bupati Bengkalis

BENGKALIS-Menyikapi Maraknya pungli khususnya didunia Pendidikan Kabupaten Bengkalis, menuai pertanyaan bagi kalangan Masyarakat Bengkalis. Pasalnya sampai saat ini Aparat penegak Hukum Polres Bengkalis belum ada penetapan tersangka terkait kasus OTT oleh Tim Sapu Bersih (Saber) di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis,jalan Lembaga desa Senggoro,Kecamatan Bengkalis,dan SMP Negeri 5 Mandau sejak Rabu 25 Juli 2018 lalu.

Hingga saat ini,Kepolisian Polres Bengkalis menyatakan belum ada penetapan tersangka dan masih melakukan pendalamam. Ketika itu, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli menyita uang diduga hasil pungli sebesar Rp18.9 juta dan Rp14 juta.


Disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto,SIK melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Andrie Setiawan kepada sejumlah wartawan Jum’at 3 Agustus 2018 kemaren.

“Kita masih malakukan pendalaman,”ungkap AKP Andrie Setiawan melalui pesan WhatsApp nya.

Sementara itu, belum jelasnya kasus OTT ini,sejumlah kalangan di Bengkalis berharap sudah ada titik terang siapa yang harus bertanggung jawab,karena mencoreng dunia pendidikan di daerah ini.


Hal ini disampaikan tokoh Masyarakat Bengkalis juga Ketua aktifis LSM-Merapu Sofian Kepada awak Media Senin,6/8/2018. selain itu,pembuktian kasus OTT yang terlibat akan lebih mudah diungkapkan dibandingkan dengan pengungkapan kasus yang perlu penyelidikan dengan waktu tertentu,”tuturnya.

“Kita apresiasi dengan upaya petugas mengungkap kasus ini. Mencuatnya ke permukaan akan ‘mencoreng’ dunia pendidikan. Oleh karena itu sebagai warga,kita berharap pihak kepolisian segera menuntaskan kasus ini,”katanya lagi.

Sementara itu,Dikomfirmasikan Bupati Bengkalis Amril mukminin melalui Plt.Diskominfo, Jhohansyah Syafrie diruang kerjanya, Senin, 6/8/2018 mengatakan sangat-sangat menyangkan atas kejadian yang menimpa Dunia Pendidikan Khususnya tingkat menengah sampai di perguruan Tinggi.

“Bupati Amril-red, sudah berulang-ulang melakukan Sosialisasi dari Dinas Pendidikan maupun secara langsung. Terlepas sekolah sudah melakukan musyawarah adanya pungutan sejenis apapun tidak dibenarkan. Namun oknum tetap juga memandel,”ucap Plt Jhohansyah menirukan Imbauan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Disinggung penegasan sanksi terhadap oknum Guru yang terlibat OTT,sesuai aturan ASN/PNS, dipecat,”kesalnya.(feri)

Editor     :
Sumber :
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: