Hukum

Peserta PKH Desa Cinta Makmur Diduga Menjadi Korban Pungli Oknum Petugas Pendamping

Peserta PKH Desa Cinta Makmur Diduga Menjadi Korban Pungli Oknum Petugas Pendamping

LABUHANBATU,TIRAIPESISIR.COM-Penerima manfaat peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Cinta Makmur Kecamatan Panai Hulu diduga menjadi korban Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum petugas pendamping. Dugaan pungli terendus ketika salah seorang penerima manfaat peserta PKH mengungkapkan adanya pemotongan ketika pencairan kepada Kepala Desa (Kades).


Informasi dirangkum menyebutkan bahwa pungli yang dilakukan oleh oknum petugas pendamping bervariasi sesuai dengan jumlah uang yang diterima penerima manfaat peserta PKH.

Sutarmin, suami Sri Marlina, warga Dusun VI, peserta PKH Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, dihadapan Kades mengungkapkan adanya pemotongan jumlah uang saat pencairan senilai Rp 35 Ribu.


Hal senada juga diungkapkan Surati,Istri Sukatmin warga Dusun VII. Wanita lanjut usia itu menuturkan bahwa pungli yang dialaminya hanya senilai Rp 15 Ribu. Sebab, jumlah uang yang diterimanya dari PKH senilai Rp 200 Ribu sesuai dengan jumlah komponen peserta penerima manfaat PKH.

Selain dua warga tersebut, Suriati, warga Dusun VII juga menjadi korban pungli diduga dilakukan oleh petugas pendamping. Ia mengatakan, modus pungli yang dilakukan oleh oknum petugas pendamping yakni meminta Kartu Penerima Manfaat (KPM) dari peserta PKH.

“Kalau petugas yang lama tidak minta uang apalagi memotong, terus kartu kami tidak pernah diminta. Tapi kalau sekarang kartu kami diminta sama pendamping ada potongannya lagi,” ujarnya.

Egi Wiharno, Kades Cinta Makmur, Senin (4/5/2020) dikediamannya mengatakan, bahwa soal pungli ini akan dipertanyakan langsung kepada oknum petugas pendamping.

Sementara itu, oknum petugas pendamping PKH Desa Cinta Makmur belum berhasil ditemui guna meminta klarifikasi terkait perihal pungli tersebut. (Dharma Bakti)
Editor : Redaksi

Editor     :
Sumber :
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: