Bintan

Pertambangan Pasir Ilegal Merajalela di Bintan

Pertambangan Pasir Ilegal Merajalela di Bintan

BINTAN,TIRAIPESISIR.COM-Kegiatan pertambangan pasir yang diduga eligal makin merajalela di kawasan Galang Batang dan Kawal Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Rabu (21/10/2020).

Berdasarkan penelusuran Awak Media ini lokasi pertambangan pasir di Nikoi yang berada di daerah kawal, Sabtu (17/10/2020). Aktivitas pertambangan pasir tidak hanya dilakukan di lokasi yang jauh dari keramaian, melainkan juga di tepi jalan raya. Sejumlah lokasi yang masih digarap penambang pasir itu rusak parah. Lokasi yang sudah ditinggalkan penambang pasir di tepi jalan raya juga rusak parah sejak beberapa tahun yang lalu.


Di lokasi tambang yang baru di buka daerah Nikoi, menurut salah satu penambang mengatakan “kita baru jalan satu Minggu. Kalo mau jumpa pengurusnya temui aja pak David,” ucapnya.

Tampak dilokasi tambang, belasan pria separuh baya terlihat mengendalikan pipa isap pasir di sejumlah kolam. Beberapa pria tampak merapikan pasir basah di dalam truk. Alat berat juga digunakan untuk membuka lahan baru untuk dihisap pasirnya dengan menggunakan mesin.

aktivitas pertambangan ilegal ini harus segera dihentikan karena merusak sumber daya alam, lingkungan hidup tapi sampai saat ini masih tetap berjalan. Himbauan dari pihak aparat,. polres Bintan seolah-seolah tidak di hiraukan bahkan sudah sempat di razia.


Ini merupakan wewenang pihak Dinas ESDM provinsi Kepri dan pihak yang berwajib. Untuk menutup, menangkap penambang-penambang yang nakal.
hasil penelusuran Kecamatan Gunung Kijang, jumlah lokasi pertambangan pasir di Galang Batang, kawal mencapai 9 titik. Pasca Sebelumnya ditutup oleh pihak polres Bintan beberapa bulan yang lalu. Aktivitas pertambangan pasir kini semakin menggeliat lagi.(Herman)

Editor : Agus Salim Hs

Editor     :
Sumber :
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: