Kepulauan Meranti

Pembangunan Pelabuhan Dorak Terkendala Ternyata Sampai Saat Ini Sertifikat Hak Milik Tanah Dari BPN Belum Dikeluarkan

Pembangunan Pelabuhan Dorak Terkendala Ternyata Sampai Saat Ini Sertifikat Hak Milik Tanah Dari BPN Belum Dikeluarkan
Bupati dan rombongan saat meninjau lokasi pelabuhan dorak

Meranti,TiraiPesisir.com – Proses pembangunan pelabuhan orang dan barang di Dorak, Selatpanjang, masih mengalami kendala, salah satunya belum terbitnya sertifikat hak milik tanah Pemda dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepulauan Meranti. Akibatnya Pemerintah tidak bisa menuntaskan pembangunan pelabuhan Internasional itu dimana syaratnya harus mengantongi sertifikat.

Bupati dan rombongan saat meninjau lokasi pelabuhan dorak


“Untuk pembangunan pelabuhan Dorak dana APBN dan APBD siap dimanfaatkan, begitu juga kontraktor yang akan mengerjakan, tapi kendalanya tanah yang sudah kita ganti rugi masih dalam proses pembuatan sertifikat balik nama Pemda di BPN,” jelas Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, kepada wartawan, Selasa (28/11).

Baca Juga :  Kapolres Kepulauan Meranti,AKBP Tafiq Lukman,Giat Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Selatpanjang Kota

Diakui Bupati, Pemda Meranti sangat menginginkan Pelabuhan Dorak segera dibangun, tapi ada hal teknis yang diluar kemampuan Pemda seperti belum terbitnya sertifikat tanah Pemda dari BPN terhadap tanah yang sudah diganti rugi.


Akibat lamanya proses penerbitan sertifikat di BPN Meranti itu, proses pembangunan pelabuhan menjadi terkendala, dan sejauh ini diakui Bupati belum ada titik terangnya.

“Kita sangat menginginkan pelabuhan Dorak segera dibangun, tapi karena belum ada titik terang terpaksa tidak kita anggarkan dalam APBD, karena APBD tidak bisa menunggu,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Peltu Lakattang : Patroli Gabungan Ini, Untuk Menciptakan Rasa Aman Kepada Masyarakat Jalannya Pilkada 2020

Bahkan Bupati Drs. H. Irwan M.Si, balik mempertanyakan kepada pihak BPN terkait lambatnya proses penerbitan sertifikat yang menjadi kunci kelanjutan pelabuhan yang diprediksi akan menjadi kebanggaan masyarakat Meranti itu.


“Coba teman-teman wartawan tanyakan kepada BPN apa masalahnya, kenapa penerbitan sertifikat tidak siap-siap, jika tidak selesai kita tidak bisa membangun karena syaratnya sertifikat itu,” paparnya. (Humas Pemkab. Meranti).


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: