Pelaku Pembunuhan Maraden Bertambah Jadi 5,Kaki Dua Pelaku Ditembak

Pelaku Pembunuhan Maraden Bertambah Jadi 5,Kaki Dua Pelaku Ditembak

LABUHANBATU,TIRAIPESISIR.COM-Tim Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Poldasu bersama Tim Satuan Reserse Kriminal (SatReskrim) Polres Labuhanbatu berhasil menambah pencarian tersangka, menangkap 2 (dua) orang lagi pelaku pembunuhan aktivis Maraden dan Martua Parasian Siregar Alias Sanjai (Eks Wartawan Pindo Merdeka), Jumat (08/11).


Dimulai dari penangkapan Inisial (VS) alias Pak Revi dan (SH) alias Pak Tati, Tanggal, (04/11), Senin, dini hari, dirumah kediaman masing masing tersangka, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, oleh SatReskrim Polres Labuhanbatu dibantu Personil Polsek Panai Hilir. Tim Kepolisian Ditreskrimum Jatanras Poldasu berhasil melanjutkan pengejaran terhadap Inisial (DS) alias Sianturi dirumah abangnya, (05/11) di Dusun Janji, Desa Sionom Hudom, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Usai mengungkap DS, Tim Ditreskrimum Poldasu kembali bersinar atas pengungkapan pelaku lain nya, Yakni Inisial (JH) alias Hutahaean dan (H) alias Hari. Kedua pelaku ini pun berhasil diboyong ke Mapoldasu.


Tersangaka (JH) alias Hutahaean ditangkap, di Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Rabu, Tanggal, (06/11), Sekitaran pukul, 23.00 wib oleh Tim Ditreskrimum Poldasu, dilanjutkan pengejaran terhadap pelaku (H) alias Hari di Jalan Polonia Medan.

Pelaku pembunuhan yang sudah diamankan petugas kini berjumlah 5 (lima) orang, dikabarkan akan ada tersangka lain nya.

Konferensi Pers, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, SH, MH, dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.IK, M.Hum, serta para pejabat utama lainnya, membenarkan penangkapan 5 (lima) orang tersangka, dimana sebelumnya, Kapolda Agus menyebut akan terus memantau anggotanya dalam pengungkapan kasus pembunuhan sadis dua aktivis di Kabupaten Labuhanbatu yang gencar mendapat perhatian publik.

Berhembus kabar akan ada tersangka lainnya. Pembunuhan dua aktivis terungkap lebih dari satu orang, diawali saling klaim buah kelapa sawit PT SAB, melahirkan dendam, berujung nyawa menghilang. Tabir, apakah ada sutradara otak pelaku yang berperan sebagai pendana menunggu hasil penyidikan pihak Kepolisian.

Publik merasa puas, seiring mengucapkan apresiasi atas kinerja Polri berhasil mengungkap 5 pelaku yang kini sedang ditelusuri lebih jauh. (BHS)
Editor : Dhamean Hasibuan

Editor     :
Sumber :
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: