Dumai

Muthadi Sekcam Sungai Sembilan Kota Dumai,Saat Menjabat Lurah Tanjung Penyebal Diduga Buat Surat Tanah Rekayasa

Muthadi Sekcam Sungai Sembilan Kota Dumai,Saat Menjabat Lurah Tanjung Penyebal Diduga Buat Surat Tanah Rekayasa

DUMAI,TIRAIPESISIR.COM-Sesuai ketentuan fungsi Pemerintah Kelurahan di pemerintahan adalah,Kelurahan mempunyai tugas membantu Camat dalam melaksanakan tugas pemerintahan. Lurah juga menyelenggarakan fungsi pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan serta pelaksanaan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Muthadi mantan Lurah Tanjung Penyembal,Kecamatan Sungai Sembilan,Kota Dumai,sebagai abdi negara hendaknya bekerja dalam melaksanakan tugas di pemerintahan dalam kelurahan diharapkan hendaknya tidak melakukan perbuatan melanggar hukum. Namun yang terjadi pada saat ini,Muthadi mantan lurah Tanjung Penyembal yang sekarang ini bertugas di kantor camat,menduduki jabatan sebagai SEKCAM (Sekretaris Kecamatan) Sungai Sembilan disinyalir telah melakukan tindakan melawan hukum.


Betapa tidak,Muthadi diduga dengan sengaja membuat ‘Surat Tanah’ fiktif dan ganda atas nama berisial AS dan WA warga Sungai Mesjid serta atas nama warga Kelurahan Tanjung Penyembal.

Baca Juga :  Polres Dumai Ringkus Pengedar Shabu-Shabu

Dari puluhan surat-surat yang diduga bermasalah itu,adapula atas nama warga yang sudah meninggal dan dibuatkan surat tanah yang baru.

Sebagaimana informasi yang dihimpun team Media ini,dari tujuh surat tanah yang dibuat Muthadi waktu menjabat sebagai Lurah Tanjung Penyembal,ada sekitar 14 Ha dan tak kurang dari 50 Ha tanah yang suratnya sudah direkayasa. Diduga tanah tersebut telah dijual kepada warga keturanan kota Dumai berinisial JO dan AC.


Sementara apa yang dilakukan oleh Muthadi tentunya terindikasi tidak terlepas dari keikut sertaan Camat Sungai Sembilan,Zulkifli,S.Sos.,M.Si.

Baca Juga :  Pengusaha di Kota Dumai Tolak Bayar Pajak

Muthadi,ketika dikonfirmasi belum lama ini di kantornya mengatakan,sepertinya ia tidak banyak berkomentar tentang hal ini.

“Namun katanya,janganlah dipolemikkan,karena nantinya bukan saya saja yang bermasalah,tapi akan melibatkan Camat Sungai Sembilan,”ujar Muthadi.

Untuk informasi,menyangkut kasus penjualan lahan khususnya di Kota Dumai kelihatan masih rawan melibatkan oknum Camat,bahkan sudah ada oknum Camat yang kasus hukumnya telah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Kota Dumai.

Terkait hal ini,Walikota Dumai,Zulkifli AS yang coba dikonfirmasikan melalui telepon selulernya tidak aktif. Sementara Muthadi saat dikonfirmasi redaksi melalui pesan WatsApp,Kamis (03/05/2018) sekira pukul 11:26 Wib melalui nomor kontak 0813.6528….meski kelihatan dibaca,namun tidak bersedia memberikan penjelasan.

Baca Juga :  Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartato Akhirnya Resmikan Perusahaan Industri Minyak Di Dumai

Untuk itu,kita berharap kepada pihak Polresta Dumai maupun Polda Riau,begitu ada laporan Media dan LSM masuk ke Polda Riau hendaknya diterima laporannya dan diusut serta diperiksa sampai tuntas. Dengan demikian,kasus penjualan lahan dan surat tanah fiktif yang diduga dilakukan oleh Mantan Lurah Sei Sembilan,Muthadi dapat diproses secara hukum.(Tim/Red)


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: