Kepulauan Meranti

Menolak Untuk Didata, Oknum Anggota DPRD Meranti Mengasari dan Mengomeli Petugas

Menolak Untuk Didata, Oknum Anggota DPRD Meranti Mengasari dan Mengomeli Petugas

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Seorang oknum anggota DPRD Kepulauan Meranti berinisial HA marah-marah di tempat umum dan mengomeli petugas yang mencatat kedatangan penumpang di Pelabuhan Selatpanjang. Dia diduga menolak didata sebagai antisipasi penularan virus corona atau Covid-19, Jum’at (23/10/2020).

Bahkan setiap pulang dari berpergian ke luar kota, anggota DPRD ini sering menolak untuk didata oleh petugas. Aksi tak terpuji anggota DPRD itu membuat geram sejumlah petugas di lapangan.


“Semalam dia baru pulang dari Pekanbaru. Dan setiap penumpang yang datang kita bariskan untuk dilakukan pendataan untuk mengantisipasi Covid-19. Saat itu penumpang sudah tertib, namun saat beberapa orang sudah lewat, anggota DPRD ini menyelonong saja ke depan sambil ngomel-ngomel gitu. Dia bilang tidak usah pakai catat, menghabiskan waktu saja dan yang lain malah mengikuti. Yang saya geramkan itu dia anggota dewan titelnya doktor tapi memberikan contoh yang tidak baik ke masyarakat dan dengan kami petugas sedikit pun tidak menghargai,” kata
Kepala Bidang Linmas Satpol-PP Kepulauan Meranti, Masdiana, Sabtu (24/10/2020).

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/Tebingtinggi Tingkatkan Patroli dan Sosialisasi Untuk Mencegah karhutla

Dikatakan dari awal petugas sudah bertungkus lumus melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap penumpang yang datang sejak penyebaran virus asal Wuhan ini menular di Kepulauan Meranti. Bahkan sudah banyak petugas yang ikut terpapar.

“Sebenarnya yang melakukan pendataan ini adalah petugas dari Dinas Kesehatan. Namun saat ini diambil alih oleh petugas dari Satpol PP karena bagian pendataan dari Dinkes ada terkonfirmasi positif Covid-19 dan semua anggota Diskes yang di pelabuhan diisolasi mandiri. Terkait hal ini banyak kok pejabat yang lewat setiap harinya saat mereka datang dari luar daerah tapi mereka selalu saya fasilitasi untuk lewat dengan tidak didata karena mungkin ada kegiatan yang mendesak. Tak perlu berbicara kasar seperti anggota DPRD itu, saya tidak masalah kalau dia tidak berbicara kasar, apalagi dengan kondisi penumpang yang ramai,” ujar Masdiana


Ketua Badan Kehormatan DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya sebagai wakil rakyat harus mencerminkan perilaku yang baik bagi lingkungannya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/Tebing tinggi Kodim 0303/Bengkalis terus berperan dalam Pendampingan Pertanian

“Sebagai wakil rakyat kita harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan jangan sampai ego dan arogan,” katanya.

Terkait hal itu juga, Badan Kehormatan DPRD akan memanggil oknum anggota DPRD yang bersangkutan.

“Kami dari BK kalau ada laporan terkait hal itu jelas akan memanggil. Namun dengan kejadian seperti ini kita harus melihatnya dulu, karena kita tidak tau persis kejadiannya dan informasi pasti.
Sesama lembaga kita saling berkomunikasilah nantinya, bagaimana kita menjaga sikap kita di luar,” ujar Fauzi.

Baca Juga :  Raih Level Tertinggi di Indonesia, ULP Meranti Gelar Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2019

Mantan ketua DPRD ini juga menambahkan jika kejadian seperti itu harap dimaklumi, hal itu dimungkinkan oknum tersebut dalam kondisi stamina yang tidak fit.

“Kaget juga saya dia seperti itu dan saya juga tak yakin wakil rakyat seperti itu. Atau mungkin ada kekhilafan dimana kondisi yang bersangkutan sedang buruk, jadi harap dimaklumi lah,” pungkasnya.(B015/09)

Editor : Agus Salim Hs


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: