Labuhan Batu

M.Padli (38) Pengusaha Panglong di Ledong Labura Dirampok 4 orang OTK

M.Padli (38) Pengusaha Panglong di Ledong Labura Dirampok 4 orang OTK

LABURA,TIRAIPESISIR.COM-Malang datangnya tidak berbau,Senin (23/04/2018) sekitar pukul 04:00 Wib dini hari,rumah pengusaha bahan bangunan (panglong,red) M.Padli (38) di Desa Air Hitam Labura,menjadi korban dirampok oleh 4 OTK. Uang tunai Rp 7.500.000 dan perhiasan emas senilai Rp 15 Juta serta BPKB Sepeda Motor ludes dibawa kabur kawanan perampok. Namun,tidak ada korban jiwa.

Menurut keterangan korban,kejadian sekitar pukul 04:00 Wib dini hari,4 OTK masuk ke rumahnya melalui pintu depan lalu menerobos pintu tengah dengan cara merusak pintu menggunakan linggis.


“Mendengar suara berisik saya terbangun,dan kaget melihat salah satu dari kawanan perampok mengacak-acak isi rumah saya. Sedangkan yang satu orang lagi,ketika melihat saya terbangun langsung mengancam ke leher saya dengan sebilah pisau,”ujar korban.

Baca Juga :  Kapolres Labuhanbatu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas & Hindari Hoax

Tidak hanya diancam dengan pisau,kata korban,ia dan istrinya juga diikat dengan paksa. “Lalu,4 OTK itu mengambil perhiasan emas istri saya,uang tunai hasil penjualan dan BPKB sepeda motor milik saya,”terang korban.

“Pelaku berjumlah 4 orang OTK, dengan wajah di bungkus baju,dan ciri-ciri pelaku satu perawakan agak kecil,dan yang lain perawakan sedang. “Saya tidak dapat mengenali pelaku,dan kejadian peristiwa ini sudah saya laporkan ke pihak Polsek Kualuh Hilir,”tutur korban menjelaskan.


Atas peristiwa tersebut,Kapolsek Kualuh Hilir melalui Kanit Reskrim, Iptu.J.Ginting kepada Media ini mengatakan,pihaknya sudah menerima laporan  dari korban,kami sudah lakukan olah TKP.

Baca Juga :  Kejam..! Karena Masyarakat Miskin,Balita Berumur 2,5 Tahun Ditelantarkan Pihak Manajemen RSUP Adam Malik Medan Selama 3 Hari Tanpa Perawatan Medis

Menurut J.Ginting,perampokan ini sepertinya ada kejanggalan,karena saat kejadian karyawan korban ada 3 orang sedang tidur di atas loteng rumah korban. Jaraknya,dengan kamar korban hanya lebih kurang 2 meter saja.

“Herannya,kok mereka tidak kedengaran atas kejadian peristiwa itu. Kejadian ini,tetap akan kita lakukan penyelidikan sampai tuntas,”tutup Kanit.(hasan) 


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: