Labuhan Batu

KPK Temukan Mobil Yang Dipakai Umar Melarikan Diri

KPK Temukan Mobil Yang Dipakai Umar Melarikan Diri

RANTAUPRAPAT, TIRAIPESISIR.COM – Penyidik KPK akhirnya menemukan mobil yang dikemudikan Umar Ritonga untuk melarikan diri. Namun, orang kepercayaan Bupati Labuhanbatu yang lolos saat OTT KPK ini, masih juga terus diburu.

“Penyidik KPK telah menemukan mobil yang diduga dibawa oleh tersangka Umar yang melarikan diri dengan membawa uang di Labuhanbatu, saat hendak Tangkap Tangan dilakukan,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Sabtu (21/7/2018).


Frbri mengatakan, Mobil ditemukan Tim KPK di dekat Kebun Sawit di Labuhanbatu. Saat ditemukan, kandisi ban mobil sudah kempis dan tidak layak untuk dibawa jalan.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Boxculvert Jalan Tanjung Harapan Lingkar Dorak Gagal Konstruksi,Jadi Buah Simalakama

“Kami duga mobil tersebut awalnya Mobil Pelat Merah yang diganti menjadi Pelat Hitam, ketika digunakan Umar mengambil uang di Bank BPD Sumut”, kata Febri.

Selain itu, KPK juga menerima informasi adanya upaya pihak keluarga salah satu tersangka membuang Barang Bukti ke Sungai dari atas Jembatan di Kecamatan Rantau Utara, Labuhan Batu.


KPK sudah mengultimatum Umar yang merupakan orang kepercayaan Pangonal Harahap, untuk segera menyerahkan diri.

KPK juga meminta pihak keluarga dan kolega Umar membantu proses penyidikan ini dengan aktif, mengingatkan tersangka untuk menyerahkan diri, baik ke KPK langsung, ke Polres Labuhanbatu, maupun kantor polisi setempat.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu : Umrah Diharapkan Bisa Melahirkan Ulama

Dalam kasus ini, Pangonal Harahap diduga menerima duit Rp. 576 Juta dari pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi, Effendy Sahputra. Nilai tersebut merupakan bagian dari Rp. 3 Miliar terkait proyek-proyek di Labuhanbatu untuk tahun 2018.

Selasa (17/7), Effendy mengeluarkan cek Rp 576 juta yang dicairkan di BPD Sumut oleh orang kepercayaannya berinisial AT. Duit pencairan cek ini kemudian dititipkan kepada Petugas Bank, lalu diambil Umar.

Sekitar pukul 18.15 WIB, Umar datang ke Bank mengambil uang Rp. 500 Juta dalam T Tas Kresek yang dititipkan kepada Petugas Bank Sumut, tetapi Umar kabur saat akan ditangkap. Kini Umar jadi buron, karena kabur saat hendak ditangkap. (Okta/Red)
Editor : Red

Baca Juga :  Geledah 8 Lokasi Berbeda,KPK Temukan Bunker Bawah Tanah,Istri Salah Satu Tersengka Buang BB Ke Sungai

author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: