Dumai

Kasatpol-PP Kota Dumai,Bambang Wardoyo,SH : PKL Tidak Boleh Lagi Berjualan Menempati Tanah Pertamina

Kasatpol-PP Kota Dumai,Bambang Wardoyo,SH : PKL Tidak Boleh Lagi Berjualan Menempati Tanah Pertamina

Kasatpol-PP Kota Dumai,Bambang Wardoyo,SH : PKL Tidak Boleh Lagi Berjualan Menempati Tanah Pertamina,Rabu 18 Oktober 2017,17:25 WIB. (Foto : Sarmon)

Liputan : Sarmon


DUMAI,TIRAIPESISIR.COM – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Jalan Raya Bukit Datuk,pada saat ini sudah tidak ada lagi,hal itu memang beberapa minggu yang lalu sudah ditertibkan oleh Satpol-PP Kota Dumai. Sebelumnya,sepanjang kurang lebih 2 Km,dari mulai depan simpang Bumi Ayu sampai dengan melewati Jalan Marlan Jaya,dipinggir jalan baik kanan maupun kiri dipadati oleh PKL,sehingga sudah barang tentu Jalan Raya Bukit Datuk yang dilewati oleh kendaraan umum dan dilewati oleh karyawan Pertamina itu tampak kumuh dan tidak nyaman lagi di pandang.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dumai Tampung Aspirasi Warga Bintan

Kepala Dinas Satpol-PP Kota Dumai,H.R.Bambang Wardoyo,SH ketika ditemui oleh awak media ini,Senin (16/10/2017) lalu di ruang kerjanya terkait dengan pentertiban PKL di sepanjang Jalan Raya Bukit Datuk itu mengatakan,memang kita akui kita sudah mentertibkan PKL di sepanjang Jalan Raya Bukit Datuk.

”Sebelum saya memimpin Satpol-PP ini,sudah ada program Pertamina,dan Camat juga Lurah Bukit Datuk akan direlokasi ke daerah Pasar Lepin. Kebetulan sewaktu itu saya menjabat sebagai Kepala Pasar,dan waktu itu pula saya memberi tempat lapak di Pasar lepin,”kata Bambang menjelaskan terkait relokasi PKL itu dilakukan.


Intinya,kata orang yang juga pernah menjadi staf di Dinas Perhubungan itu,PT. Pertamina tidak membolehkan masyarakat berjualan diatas lahan milik pertamina,dan pentertiban ini dilaksanakan karena sudah ada sebelumnya program antara Kantor Lurah Bukit Datuk,dan Kantor Camat. “Makanya,saya ini sebagai Kepala Satpol-PP mentertibkan dan merelokasi ke Pasar Lepin,”paparnya.

Baca Juga :  Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartato Akhirnya Resmikan Perusahaan Industri Minyak Di Dumai

Masalah pembangunan lapak yang ada di Pasar Lepin lanjut Bambang,dibantu oleh Pemda Kota Dumai dan dibangun oleh LPMK Kelurahan Bukit Datuk,dan Kelurahan Bintan.

Adapun pembangunan lapak ini berjumlah 50 lapak,sedangkan untuk pengawasan pembangunan lapak ini diawasi oleh lurah dan juga konsultan.

“Saya berharap kepada para PKL tidak ada lagi yang berjualan di sepanjang Jalan Raya Bukit Datuk,karena Pertamina melarang masyarakat untuk berjulan di tanah miliknya. Selain itu,saya berharap kepada Kelurahan Bukit Datuk supaya membuat spanduk larangan disekitar jalan tersebut,sehingga masyarakat mengerti dan memahami,”tuturnya sembari mengatakan,Satpol-PP dan Kasi Trantib Kelurahan Bukit Datuk juga Security Pertamina,akan tetap kerjasama dalam hal pengawasan maupun itu hari libur pengawasan tetap berjalan,”tandas Bambang.***
Editor : Zainuddin

Baca Juga :  Hampir 15 Ribu PMKS, Masalah Kesenjangan Ekonomi Masyarakat Dumai Masih Tinggi

author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: