Kepulauan Meranti

Karang Taruna Meranti Kunjungi Kediaman Penderita Hirscprung

Karang Taruna Meranti Kunjungi Kediaman Penderita Hirscprung

MERANTI, TIRAIPESISIR.COM – Untuk memberi semangat dan dukungan moril kepada sang bayi penderita kelainan Usus Besar (Hirscprung), Pengurus Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Meranti menyambangi kediamannya pada Sabtu sore, (29/6/2019) di Jalan Nusa Indah Gg Cili, RT 05/RW 04, Kampung Baru Kelurahan Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti – Riau

Kedatangan Ketua Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Meranti Rayan Pribadi SH, Sekretaris Karang Taruna Een Marfiza SH, Bendahara Karang Taruna Misnatun dan anggota lainnya disambut baik oleh Andik dan Keluarga.


Andra Aditya Prasetyo merupakan anak bungsu dari pasangan Andik dan Rodiah yang sedang menderita penyakit kelainan Usus Besar (Hirscprung). Andra saat ini sangat membutuhkan uluran tangan lebih banyak guna proses pengobatan. Sebelumnya bayi yang baru berumur 6 bulan ini sudah pernah dioperasi pada Desember Tahun lalu, namun kurang berhasil sehingga orang tuanya berencana ingin membawa anaknya kembali operasi untuk menyambung usus guna kelancaran Buang Air Besar (BAB).

Baca Juga :  Terkait Isu Honorer Fiktif,BKD Akan Lakukan Sidak Ke Seluruh OPD Meranti

“Ususnya kempes, jadi kotoran tak bisa dibuang, usus dalam dibuang untuk membuang kotoran, nanti kami berencana menyambung usus kembali,” kata Rodiah saat ditanya kondisi terahir sang bayi.

Rodiah yang baru berumur 33 Tahun itu sangat khawatir nyawa sang anak tidak bisa diselamatkan, karena katanya banyak penyakit seperti ini tidak bisa bertahan lama.


“Kalo kondisi macam gini tak bisa lame, ade kawan cerite, ade yang kene penyakit macam ini hanye bertahan sampai kelas 5 SD langsung meninggal,” ujarnya dengan raut wajah sedih.

Sementara, suaminya Andik bercerita bahwa proses operasi anaknya tahun lalu menggunakan uang pinjaman Bos tempat Dia bekerja pasalnya keluarganya tergolong masyarakat tidak mampu. Karena Andik sebagai ayah dan kepala keluarga sehari-harinya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dan tidak mempunyai penghasilan yang tetap sehingga sampai saat ini masih terbelit hutang dengan Bosnya pasca operasi sang anak.

Baca Juga :  Penumpang Panik, Speedboat Kepau Baru 'nyaris' Karam di Perairan Anak Ayam Kepulauan Meranti

“Saya pernah bawa anak saya operasi selama 26 hari di Pekanbaru habis 7 juta, itu semua pinjaman Bos, karena memang saya hanya pekerja buruh,” sebutnya.

Atas kondisi inilah lanjut andik, setelah Viral banyak orang memberi bantuan, termasuk Pak Sekda dan banyak lagi organisasi lainnya datang memberi bantuan.

“Alhamdulillah sudah ada 7 juta bantuan untuk pembiayaan operasi anak kami, insyaAllah kalo surat rujuk siap, senin ini kami segera ke Pekanbaru,” pungkasnya

Setelah mendengar dan meresapi keluh kesah yang disampaikan keluarga Ketua Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Meranti Rayan Pribadi merasa terenyuh dan siap pasang badan membantu semaksimal mungkin untuk proses pengobatan Andra.

“Kami menghargai siapapun yang membantu dan kami dari Karang Taruna Kabupaten Meranti siap bahu membahu dengan Organisasi apapun dan dengan siapapun untuk membantu proses pengobatan anak ibuk, pada dasarnya kita harus mematikan dulu, bisa tidak anak ini dioperasi dan yang paling penting menyegerakan dengan mendapatkan surat rujuk dari RSUD,” ucap Ketua KT yang juga Camat Tebing Tinggi Timur ini.

Baca Juga :  Habisla,Dana Hibah Untuk Rehab Mesjid Diduga Raib

Rasa prihatin juga disampaikan Sekretaris Karang Taruna Een Marfiza, Ia berharap Andra segera pulih dari penyakit yang dideritanya sehingga normal seperti selayaknya.

“Atas nama Karang Taruna turut berhiba hati, di usia ini adik kita mengalami penyakit seperti ini, semoga Allah segera mengangkat penyakit Andra,” sampai Een dengan nada sedih.

Selain memberikan semangat dan dukungan kepada keluarga dalam merawat Andra, Pengurus Karang Taruna juga menyerahkan bantuan berbentuk uang hasil dari Iuran anggota kepada orang tua Andra. (A04/19)

Editor : Dhamean


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: