Kepulauan Meranti

Kanal RAPP Meluap, Rendam Pemukiman Desa Dedap

Kanal RAPP Meluap, Rendam Pemukiman Desa Dedap
warga telihat menggayuh sampan pasca diterjang banjir (Dok, Dhamean Hasibuan)

MERANTI, TIRAIPESISIR.COM – Curahan hujan yang tinggi mengakibatkan air kanal PT RAPP mengalir ke pemukiman warga desa Dedap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dampak yang terjadi, fasilitas umum seperti Kantor desa, Sekolah, Masjid hingga gedung Poskesdes juga ikut terendam banjir.


Menurut Camat Tasik Putri Puyu Sugiati, fenomena La Nina (penyimpangan suhu permukaan laut yang lebih ringan) tersebut terjadi sejak, Rabu hingga Kamis (26/11/2020).

“Banjir ini terjadi akibat curahan hujan secara berkesinambungan. Ditambah debit kanal PT RAPP meluap dan masuk ke pemukiman warga. Saat ini ada sekitar 100 rumah yang terendam,” ungkapnya, Jum’at (27/11/20) siang.

Baca Juga :  RAPP Serahkan Bantuan Logistik

Dijelaskannya, kanal RAPP juga telah ditutup menggunakan alat berat. Hasilnya, kondisi air mulai menurun, tinggi genangan air pengukuran terakhir sekira pukul 17.00 Wib sudah berada dikisaran 48cm sampai dengan 69cm dengan tinggi rata-rata 59 cm.


“Saat ini rumah warga yang terendam air sekitar 100 KK, yang tergenangi di batas lantai sekitar 350 KK, posko kesehatan juga sudah dibentuk tinggal menunggu tim medisnya,” jelas Sugiati

Kendati begitu ia tidak menapik, akibat bencana ini aktifitas ekonomi penduduk sempat lumpuh. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Pemcam Tasik Putri Puyu dan RAPP mulai gencarkan bantuan logistik.

Baca Juga :  Waduh, Positif Covid-19 di Meranti Bertambah

“Item bantuan Pemkab Meranti berupa beras sebanyak 7,8 ton sudah sampai tadi malam (26/11) dan sudah siap dibagikan,” terangnya.

Sementara, bantuan logistik makan seperti beras, minyak goreng, indomie dan sarden siap saji dari pihak RAPP hari ini sudah diperjalanan menuju Desa Dedap.

“Tadi pagi sembako itu sudah diperjalanan menuju Mengkapan (Siak) dan akan dilanjutkan ke Pelabuhan Dedap untuk dibagikan ke Masyarakat. Perusahaan juga akan mengakomodir permintaan warga jika ada warga yang sakit untuk dirujuk kerumah sakit lanjutan,” bebernya.

Sementara itu Humas PT RAPP, Disra alldrick tidak menyangkal terkait jebolnya kanal milik perusahaan. Menurutnya kanal RAPP tidak mengalami kebocoran, akan tetapi akibat curahan hujan yang tinggi mengakibatkan debit air meluap.

Baca Juga :  APBD Murni 2021 Kepulauan Meranti Rp1,1 Triliun

“Akibat curah hujan yang tinggi, air jadi meluap, bukan kanal jebol, tapi meluap,” sebutnya melalui telpon genggam.

Meskipun begitu pihaknya tetap ikut andil guna membantu ketersediaan logistik. “Hari ini kita mulai membagikan bantuan logistik dan lainnya. Pada dasarnya kita tetap ikut serta membanu masyarakat setempat yang terdampak banjir,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini pihak terkait mulai dari Pemerintah Kecamatan, Polsek, PKM, BPBD dan PT RAPP masih standby dilokasi Desa Dedap. (A04/19)

Editor     : Dhamean Hasibuan
Sumber : TPC
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: