Pekanbaru

Kampus UIN Suska Riau Sepi

Kampus UIN Suska Riau Sepi
Gedung UIN Suska Riau tampak sepi (Dok, Bustami R)

PEKANBARU, TIRAIPESISIR.COM – Pasca diberhentikan Rektor UIN Suska Riau Ahmad Mujahidin oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi, suasana di kampus UIN Suska di Panam, Pekanbaru, kemarin, masih tetap sepi. Hal itu juga disebabkan kampus UIN Suska itu saat ini tengah “lockdwon”.

Tampak dua pintu utama UIN Suska masih diportal dan dijaga ketat securty yang berjaga di Jalan HR Soebrantas dan di Jalan Bulucina. Namun masih tampak kendaraan roda dua dan empat masuk kampus.


”Sekarang tidak ada aktivitas perkuliahan bg. Kampus ini lagi lokcdwon, kan ada yang positif sampai tanggal 1 Desember 2020 mendatang. Mohon maaaf tidak kami izinkan masuk Bang,” sebut Budi, seorang securty yang berjga di pintu Jalan Bulcina kepada seorang tamu yang hendak masuk, Rabu (25/11).

Budi yang berjaga bersama tiga rekannya pagi itu mengatakan, aktivitas kendaraan yang keluar masuk saat ini merupakan orang-orang yang diketahui identitasnya alias warga UIN Suska Riau, yakni pegawai administrasi dan ada juga dosen serta mahasiswa yang mungkin, katanya, ada janji sama sejumlah mahasiswanya.

Baca Juga :  Bawaslu : Patahana Tak Boleh Mutasikan Pejabat

Terlihat setiap kendaraan yang masuk, baik dosen, karyawan atau mahasiswa menegur setiap securty. Tandanya kendaraan ini sudah dikenali penjaga pintu masuk.


Begitu juga di pintu utama depan Jalan HR Soebrantas, praktis hanya satu dari dua pintu gerbang yang portalnya dibuka. Itu pun, dibawa penjagaan ketat petugas securty yang berjaga.

”Kita kembali buka tanggal 1 Desember mendatang Bang, sekarang belum bisa masuk kedalam karena masih lockdwon,” ujar seorang petugas yang enggan menyebut namanya di gerbang utama HR Soebratas.

Sementara itu seorang mahasiswa PAI, Pahmizal saat dijumpai mengaku dirinya saat ini bersama rekan-rekanya belajar online sejak pandemi covid-19 dan saat ini UIN tutup akibat ada yang positif.

”Seminggu terakhir ini Pak, UIN tutup akibat Pak Rektor kena covid dan sejumlah dosennya juga dengarnya ada yang kena juga, Bang,” ujar mahasiswa semester III ini.

Baca Juga :  Walhi Riau Laporkan 4 Perusahaan Perusak Hutan,Nyali Polda Riau Diuji

Tunggu Surat Resmi

Sementara itu Wakil Kepala Bidang Biro Administrai Umum Perencanaan dan Keuanan UIN Suska Riau, Ahmad Supardi Hasibuan saat dihubungi terkait beredarnya nama pengganti Rektor UIN Suska Riau mengaku belum mendapat salinan surat resmi Plt Rektor UIN Suska Riau.

”Itulah dari kemarin kita masih menuunggu surat resminya ya. Ini yang beradar itu seharusnya surat rahasia dan penting tapi entah kenapa sampai beredar,” ujar mantan Kakanwil Kemenag Riau itu.

Dikatakan Supardi, sampai saat ini di UIN masih ditutup sampia tangal 1 Desember, sementara pelayanan kepegawaian dan keuangan harus tetap jalan. ”Pelayanan admnistrasi harus tetap berjalan ya. Gimana kalau tidak jalan nanti. Ni mau bulan depan ya, pegawai mau gajian. Tapi tetap kita ikuti protokol kesehatannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerhana Penumbra akan Terjadi Bulan ini, Patut Diwaspadai Karena Bertepatan dengan Cuaca Ekstrem

Kabar yang beredar, Prof Dr Imam Suyitno ditunjuk sebagai Plt Rektor UIN Suska Riau. Tapi surat resminya belum ada sampai ke UIN Riau.

Dia mengatakan, biasa ada Surat Keputusan Menteri Agama terkait penunjukan Plt rektor. ”Kita baru dapat kabar dari media sosial, Selamat Selamat bertugas Prof Dr Imam Suyitno MPd sebagai Plt Rektor UIN Suska Riau. Kita tidak masalah soal penunjukan Plt rektor. Tapi bisanya kalau yang resmi ada suratnya. Apakah setelah beliau (Imam Suyitno) datang baru dibawa suratnya kita tak tahu,” terangnya.

”Sama soal surat pemberhentian pak Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska Riau yang resmi sampai sekarang kita belum dapat. Kalau dilihat surat yang beredar itu ada tembusannya ke saya, tapi itu yang belum nampak. Kalau sudah ada pasti saya bisa jawab,” sambungnya mengakhiri.

Editor     : Dhamean Hasibuan
Sumber : Bustami R
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: