Hukum

Jaksa Tahan Eks Kades Mekong

Jaksa Tahan Eks Kades Mekong
Mantan Kepala Desa Mekong, Tebingtinggi Barat saat digiring ke mobil tahanan

MERANTI, TIRAIPESISIR.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Meranti tetapkan mantan Kepala Desa Mekong, Tebingtinggi Barat, sebagai tersangka karena diduga menyelewengkan keuangan desa, Senin (05/07/2021).

“Hari ini penetapan tersangka sekaligus penahanan terhadap tersangka bernama Abdurahman mantan Kepala Desa Mekong,” kata Kepala Kejaksaan Negeri, Wahluyo SH MH melalui Kapala Seksi Intelijen, Hamiko SH.


Hamiko mengatakan, Eks Kepala Desa Mekong yang akrab disapa Daman itu diduga melakukan tindak pidana korupsi, yaitu penyimpangan pengelolaan Dana Desa dan Dana Bumdes (Badan Usaha Milik Desa).

Baca Juga :  Hanya Rugi Rp 200 Ribu Saja : Ahwat,Pemilik Swalayan Top 99 Selatpanjang Diduga Peras Karyawannya Rp 24 Juta

Untuk kerugian Negara dijelaskan Hamiko, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat dari tahun 2017-2018 Kades Mekong itu menyelewengkan dana desa hingga ratusan juta.

“Selama tiga tahun itu, setelah dilakukan perhitungan kerugian negara oleh Inspektorat Kabupaten Kepulauan meranti didapatkan sebesar Rp347.868.252.21 juta,” terang Hamiko.


Setelah ditetapkan jadi tersangka, untuk mempermudah proses selanjutnya kepada tersangka dilakukan penahanan sebagai tahanan Kejari, saat ini tersangka dibawa Mako Polres Kepulauan Meranti.

“Tersangka ditahan masih dalam tahap penyidikan, 20 hari pertama tersangka di titipkan Rutan Polres Meranti,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tersangka Pembunuhan IRT di Meranti Terancam Hukuman Mati

Atas perbuatannya, Kades Mekong tiga periode itu dikenakan pasal 2 ayat 1, junto Pasal 3, junto Pasal 18 UU tentang Tindak Pindana Korupsi dan junto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Ancaman minimal 4 tahun, maksimal 20 tahun dengan ancaman denda minimal Rp 200 Juta, maksimal Rp 1 Miliar,” pungkas Hamiko. (A01_AH)

Editor     : Dhamean Hasibuan
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: