Indonesia

Guna Penyediaan Sembako,Bupati Meranti Rapatkan Instansi Provinsi Riau

Guna Penyediaan Sembako,Bupati Meranti Rapatkan Instansi Provinsi Riau

 

Pekanbaru,TiraiPesisir.Com – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Mengundang Kepala Kantor Wilayah Beacukai Provinsi Riau dan Kepala BPOM Provinsi Riau dikantor Lembaga Adat Melayu Riau dipekanbaru Jumat ( 26/6)  Untuk Rapat mengenai kegiatan Lintas batas dikabupaten Kepulauan Meranti.


 

Namun undangan tersebut hanya dihadiri Kepala BPOM provinsi Riau berserta pegawainya,sedangkan pihak Kanwil Beacukai belum tahu penyebab tidak hadirnya pada rapat tersebut.

 


Rapat yang dihadiri Bupati Meranti Irwan Nasir,Muzamil Wakil Ketua DPRD Dan juga sebagai Ketua LAM Meranti,Fauzi yusa anggota DPRD Meranti dan Fadli Ketua PWRI BERSATU Meranti Beserta pengurus LAM Provinsi Riau.

 

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H Irwan Nasir berharap Kepada pemerintah pusat hendaknya memberi regulasi yang tepat untuk wilayah seperti meranti,” karena akses masyarakat kami lebih dekat dengan negeri tetangga Malaysia dan singapore. Maka dari itu saya terus berupaya agar kegiatan lintas batas diberi ruang atau dipermudah sesuai standar dan prosedur,” ucap H Irwan.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kapolres Baru Meranti Dilakukan Dengan Tradisi Melayu

 

Ia juga meminta kepada Aparat hendaknya jangan menangkap kapal kapal lintas batas yang bermuatan sembako,mohon kiranya kerjasama yang baik. Ditambah saat menyambut bulan suci Ramadhan dan Lebaran sudah tentu kebutuhan sembako semakin meningkat.

 

” Saya berharap Kepada Kepala BPOM dan aparat penegak hukum yang lainnya agar memberi kelonggaran kegiatan lintas batas yang mengangkut sembako,” ucap Bupati didalam pembicaraanya.

 

 

Sementara,Ketua Perkumpulan Wartawan Republik Indonesia Bersatu (PWRI-B) Kabupaten Kepulauan Meranti Fadli ketika menyampaikan dihadapan peserta Rapat,Kondisi geografis,terotorial Meranti adalah pulau terluar dan terdepan dinegara ini. Dengan akses yang jauh lebih dekat dengan malaysia dari pada pekanbaru,menurutnya seharusnya dalam rapat tersebut Kanwil beacukai hadir agar BPOM dan Becukai bisa beriringan jalan.

Baca Juga :  Pemkab Meranti Laksanakan Penyerahan DPA-SKPD

 

Didalam rapat tersebut Fadli juga menyingung beberapa waktu yang lalu kapal lintas batas kabupaten kepulauan meranti yang bermuatan sembako minuman kaleng,ikan sarden kaleng dan lain sebagainya ditangkap oleh Beacukai Tanjung balai karimun.

 

” Kiranya Bupati bisa berkoordinasi dengan Kanwil beacukai Provinsi riau dan Kanwil Beacukai tanjung balai agar dibuat pertemuan khusus untuk kegiatan lintas batas agar kedepannya tidak ada lagi kapal kita yang bermuatan sembako yang ditangkap,nah sekarang apa upaya kita dan langkah kita ketika kapal pengusaha kita yang hanya membawa sembako untuk kebutuhan Meranti ditangkap Oleh beacukai Tanjung Balai,” ungkap Fadli.

 

Fadli berharap kepada Bupati agar diadakan lagi Rapat mengenai lintas batas,Bila perlu undang Kanwil Bea cukai balai agar bisa memecahkan bersama sama persoalan.

Baca Juga :  10 Kendaraan Anggota Polres Meranti Diberi Sanksi Penilangan

 

Kemudian,Kepala BPOM Katsuri mengatakan ia baru 10 hari bertugas diprovinsi riau tentunya terlebih dahulu ia akan berkoordinasi dengan semua pihak. Dia beroptimis akan berkerja sesuai perintah dan mengkawal kelayakan obat dan makanan yang dikonsumsi oleh manusia.

 

” Kita akan cari solusi bagaimana caranya kegiatan lintas batas ini dilegalkan sesuai aturan yang berlaku. Kalau misalkan barang barang yang layak untuk dikonsumsi ya tentu kita loloskan,tapi apabila barang tersebut berbahaya untuk dikonsumsi tentu kita amankan,” tegasnya.

 

Ia juga membenarkan apa yang disampaikan Fadli yakni Ketua PWRI-B Kepulauan Meranti.

 

” Tentu akan menjadi catatan kami dan kedepan kami akan berkoordinasi dengan Beacukai agar sejalan menerapkan aturan,” tutup katsuri kepala BPPOM Provinsi Riau itu. (Ijal pratama)

 

 


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: