Indonesia

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ngantor Pakai Busana Adat Makassar

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ngantor Pakai Busana Adat Makassar
Foto Kolase : Dwi Wahyudi/tiraipesisir.com

JAWA TENGAH,TIRAIPESISIR.COM-Hari ini Kamis keempat Agustus 2019, ada pemandangan yang berbeda di lingkungan Pemprov Jateng sejak pagi. Para pegawai dan karyawan Pemprov mengenakan busana Nusantara. Ada yang mengenakan busana adat Betawi, Bali, Madura, dan adat lainnya di Indonesia.

Bahkan, Gubernur Jateng, mengenakan busana adat dari Sulawesi Selatan saat menghadiri acara di Hotel PO, MG Suites maupun acara Seminar Nasional Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) di Museum Ronggowarsito.


“Ada yang tahu, saya memakai busana dari mana?” tanya Ganjar kepada peserta Munas dan Konferensi Nasional IV Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern di Hotel Po Semarang.

Baca Juga :  87% Mahasiswa Indonesia Salah Jurusan

“Ini busana dari Sulawesi Selatan. Bajunya bagus, sarung merah ini coraknya juga bagus. Bukan alasan, saya sudah dinobatkan sebagai keluarga Sulawesi Selatan dengan sebutan Daeng Manaba,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Gelar untuk bangsawan Bugis itu diberikan oleh kesepuluh raja Sulsel. Penganugerahan gelar ditandai dengan penyerahan keris dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, kepada Ganjar Pranowo, pada 2016 lalu.


Diungkapkan, sejarah telah menunjukan bahwa hubungan antar suku di Indonesia memiliki kepentingan yang sama untuk mendirikan bangsa Indonesia. Sejarah itu perlu dijadikan contoh untuk generasi saat ini.

Baca Juga :  Ganjar, Gubernur Jateng Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM

“Cekcok antar suku, Sara, itu jadul. Anak bangsa yang betul ya seperti hari ini. Republik ini lahir dari berbagai golongan. Tidak ada yang utama, semua sama,” katanya.

Ganjar mengaku, meski dirinya dari Jawa Tengah telah belajar banyak dari suku Bugis. Terutama keberaniannya mengarungi samudera.

“Tali ini tidak hanya mengikat saya tapi mengikat juga orang Jateng dan Sulsel. Kita berjuang mencapai kejayaan Indonesia, kita menjadi pelopor,” katanya lagi.

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo saat itu mengatakan, gelar yang diberikan pada Ganjar merupakan sebuah gelar kehormatan yang istimewa di Sulsel.

Baca Juga :  Pelabuhan Khusus Bongkar BBM APMS 16.287.640 Jalan Alah Air Selatpanjang Dipertanyakan

“Kami memberi gelar itu, karena siap menjadi perekat bangsa ini. Penilaian ini bukan dibuat-buat,tidak. Lurus, tegas, berani, memegang teguh adat. Ganjar memiliki itu semua,” katanya. (Dwi Wahyudi/A07/09)


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: