Indonesia

Gedung Terminal Penyeberangan Dumai Dikerjakan “Asal Jadi”

Gedung Terminal Penyeberangan Dumai Dikerjakan “Asal Jadi”

Dumai,TiraiPesisir.Com – Sangat disayangkan pembangunan untuk peningkatan kantor pelabuhan penyebarang Dumai dan Lapangan Parkir yang berlokasi Kawasan  TPI (Tempat Pelangan Ikan) terkesan amburadul,padahal,  proyek yang berasal dari APBN tahun Anggaran 2015 itu yang pagu anggarannya Rp. 8234.330.000,- yang terdapat di plang nama proyek dengan di kerjakan oleh PT. Riau Makmur dan Konsultan Pengawasnya CV.Interior sangat di tunggu-tunggu oleh warga Dumai, namun hal hal  tersebut pekerjaannya sampai saat ini belum selasai walau pun sampai bulan Juli ini masa perawatan harus selesai. Jika kita amati proyek tersebut di kerjakan tidak professional dan bahkan terkesan amburadul, seharusnya dengan uang Negara melalui Dana anggaran APBN itu dengan  kurun waktu Pelaksanaannya 150 hari di tahun 2015 per 31 januari harus selasai namun kenyataanmya sampai masa perawatan pun di duga tidak selesai karena sampai saat ini masih banyak pekerjaan yang masih tertinggal.

Ketua KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) Dinas Perhubungan Riau,Agus Iswanto saat di konfirmasi dengan media ini melalui Ponselnya, Kamis (14/7) menyebutkan, “mengenai pecahnnya kaca yang saat ini terjadi di gedung tersebut saya sudah mendengar dan mengenai belum siapnya pekejaan itu saya sudah serahkan kepada pihak  PT.Riau Makmur untuk menyelesaikan pekerjaan itu, perlu di ketahui sebut agus saat dihubungan dengan media ini,masih ada untuk 15 hari kedepan tepatnya tanggal 31 bulan  juli ini untuk perawatan katannya.


Sementara salah seorang warga Dumai, Agus Wahyudi ketika ditemui oleh media ini mengatakan, “ sangat di sayangkan sepertinya antara KPA, PPTK dan  Kontraktor  PT. Riau Makmur sepertinya telah melakukan kerjasama untuk memperkaya diri, terlihat seluruh pekerjaan pembangunan gedung yang dikerjakan terkesan amburadul, mana tiangnya ada yang rusak dan ruangan lantainya jebol dan bahkan dinding bangunan tersebut ada yang retak, padahal menurut Agus, pembangunan ini di tunggu oleh masyarakat Dumai agar gedung terebut dapat digunakan sebagaimana  fungsinya.

Saya juga berharap kepada pihak Kajati dan Kapolda Riau agar turun ke lapangan untuk melihat pembangunan yang amburadul itu, ujar Agus dalam wawancara itu, selanjutnya  kata Agus, saya sebagai warga Dumai sudah pernah mengkonfirmasikan permasalahan ini kepada Juswita sebagai Direktur PT. Riau Makmur, beliau mengatakan, “akan memberikan klarifikasi dan menjumpai tapi sejauh ini janji tinggal janji, jelas Agus, bahkan menurut orang yang sudah lama tinggal di kota Dumai itu, Juswita menyebutkan, bahwa Herliyan Saleh  mantan Bupati Bengkalis dan Zul As sebagai Walikota Dumai adalah saudaranya, dengan nada tinggi kata Agus  mengatakan kepada media ini.(bs.sr.aw).

 


Editor     :
Sumber :
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: