Kepulauan Meranti

Gaji Honorer Dipotong 50 Persen, Sopandi : Untuk Makan Saja Tak Cukup

Gaji Honorer Dipotong 50 Persen, Sopandi : Untuk Makan Saja Tak Cukup
Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi S.Sos.

MERANTI, TIRAIPESISIR.COM – Menanggapi rincian besaran gaji honorer yang akan diberikan nantinya, membuat salah satu Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi S Sos berkomentar. Ia menilai polemik honorer di Kepulauan Meranti tak pakai berkesudahan. Padahal masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan

“Pak Bupati tinggal menyuruh tenaga akuntansi yang ada di BPKAD, apakah keuangan daerah masih sehat atau tidak jika honorer masih tetap digaji seperti biasa. Kalau perlu dinaikkan dengan gaji yang lebih tinggi bagi yang sarjana,” ucapnya.


Kalau sempat gaji honorer yang jenjang pendidikannya SMA hanya diberi Rp600 ribu perbulannya sama saja menyuruh tenaga honorer makan nasi dan garam saja. “Bagaiamana mau cukup makan dengan gaji segitu. Apalagi daerah kita daerah berpulau dengan jarak tempuh tempat kerja yang sangat jauh dan kondisi jalan yang belum memadai. Ditambah lagi honorer yang harus menyebarang menggunakan kempang untuk menuju ke tempat kerja. Mana cukup. Jadi harus dipikirkan sematang matangnya,” harapnya.

Baca Juga :  Menyambut Datangnya Kemarau, Babinsa Gencar Laksanakan Patroli Karhutla

Anggota Komisi I DPRD Meranti itu mengaku sangat mendukung jika bupati mengeluarkan honorer fiktif yang tidak sesuai data BKD. Tetapi dengan mengurangi gaji honorer sama saja berniat memberhentikan tenaga honorer yang berpendidikan SMA secara perlahan.

“Contohnya tenaga honorer sebagai TU di beberapa sekolah atau instansi di Daerah Rangsang Pesisir. Rata rata tenaga TU tamat SMA. Kalau memang dengan gaji Rp600 ribu perbulan, coba kita cermati dengan kondisi jalan yang sangat parah. Karena ada yang sudah bekerja sejak zaman Pemerintahan Bengkalis dulu. Setidaknya saya minta bapak bupati coba kaji ulang lagi, dan mari kita duduk semeja membahas masalah kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti ini,” pinta ANggota DPRD yang akrab disapa Atah Pandi ini. (A04/AH.01)


Editor     : Dhamean Hasibuan
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: