Tanjungpinang

FSPSI Daerah Kepri dan Tokoh Masyarakat Bahas Tentang Pelabuhan Tanjung Mocoh

FSPSI Daerah Kepri dan Tokoh Masyarakat Bahas Tentang Pelabuhan Tanjung Mocoh
FSPSI Daerah Kepri dan Tokoh Masyarakat Bahas Tentang Pelabuhan Tanjung Mocoh

TANJUNGPINANG,TIRAIPESISIR.COM-Dalam rangka membahas tentang bagaimana caranya, Pelabuhan Tanjung Mocoh di Dompak bisa beraktivitas lagi, demi kesejahteraan masyarakat dan bahan pokok bisa terjangkau.

Dengan adanya Pelabuhan tanjung Mocoh aktivitas berjalan lancar khususnya bisa menciptakan PAD buat daerah, untuk 7 kabupaten Kepri.


Pertemuan antara pihak FSPSI daerah Kepri, dan Tokoh Masyarakat sebagai Ketua FSPSI Darsono mengatakan, sarana dan pelabuhan Tanjung Mocoh harus beraktifitas lagi dan bisa memperkerjakan masyarakat lokal khususnya masyarakat Kepri, Senin (22/3/2021).

Pelabuhan Tanjung Mocoh

“Coba kita lihat banyak pelabuhan – pelabuhan yang di duga ilegal berjalan terus, sementara pelabuhan Tanjung Mocoh legal, stop ada apa,?,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri,Nurdin Basirun : Kuat Bersama Rakyat,Pemersatu dan Perekat Bangsa

“Kami sebagai Serikat pekerja seluruh Indonesia, khususnya Kepri berharap Pelabuhan tanjung Mocoh Aktif lagi dan harus ada uji coba. Supaya tertib tidak ada lagi harga sembako yang tinggi seperti saat ini, nanti kita akan buat kartu anggota buruh surat dan ketentuan sesuai perda supaya ada legal Setending,” ujarnya lagi.


Hal senada juga disampaikan oleh Hasan Datan sebagai tokoh masyarakat Dompak menyampaikan, sebagai masyarakat sangat berharap kepada pihak – pihak terkait kegiatan pelabuhan Tanjung Mocoh beraktivitas lagi, untuk kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat dompak.

Baca Juga :  Wagub Kepri,H.Isdianto : Maksimalkan Potensi Strategis Kepri

“Saat ini kita tidak tau terkendala dimana sampai saat ini Pelabuhan tanjung Mocoh tidak beraktivitas lagi, kalau masalah tenaga atau buruh, kami siap berkerja,” ucapnya.

H. M Sani Sekretaris APBMI Tanjungpinang Provinsi Kepri, mengatakan, APBMI mendukung penuh kegiatan bongkar muat di pelabuhan Tanjung Mocoh harus optimis bisa di operasikan.

“Mengingat dan menimbang, karena pelabuhan daerah di batu 6 kijang lama ini. Sudah sangat padat, sehingga banyak yang antri tidak bisa lagi harus dialokasikan di pelabuhan nasional tanjung Mocoh untuk kegiatan antar pulau,” pungkasnya.

Baca Juga :  Proyek Gurindam 12 Akan Menjadi Distinasi Wisata

Tambahnya lagi, Masalah infrastruktur, keamanan di pelabuhan Tanjung Mocoh, tolong di perhatikan menginginkan bongkar muat ini memakan waktu yang lama.

“Berisiko, karena hilir mudik kendaraan bermuatan berat. Kalo masalah keamanan tolong kordinasi ke pihak-pihak terkait,” tutupnya.**

Editor     : Agus Salim Hs
Sumber : Herman
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: