Pekanbaru

Covid-19 Belum Hilang DBD Datang Mengancam

Covid-19 Belum Hilang DBD Datang Mengancam
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir,

PEKANBARU, TIRAIPESISIR.COM – Belum lepas dari ancaman Virus Corona Atau Covid-19, masyarakat Riau kembali terancam penyakit mematikan, yaitu penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) yang juga telah banyak memakan korban jiwa.

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Riau selama tahun 2020 hingga Oktober 2020 lalu, ada sekitar 2.788 orang masyarakat Riau terserang penyakit DBD dimana 33 orang diantaranya meninggal dunia.


Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Rabu (25/11). Dikatakanya jika masyarakat korban DBD itu terjadi di beberapa kabupaten kota di Riau.

Baca Juga :  Korban Kriminalisasi Pers,Puluhan Wartawan Gelar Aksi Damai di Kejari dan Kejati Riau

Meski kasus DBD saat ini menurun dibandingkan priode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 495 orang, Namun juga cukup mengkhwatirkan menimbang kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Memang jika dibandingkan periode tahun sebelumnya kasusnya menurun. Tapi ini tetap mengkhawatirkan kepada kita maupun masyarakat,” jelasnya.


Peningkatan kasus DBD sepanjang tahun 2020 ini kata Mimi, terjadinya pada bulan Januari yang juga saat itu dalam kondisi musim hujan yang siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD yakni nyamuk aedes aegypti.

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, Polda Riau Dapat Dukungan Dari Menteri KLHK

Sedangkan lokasi peningkatan kasus juga ngkanya juga berbeda dibeberapa kabupaten kota. Diantaranya Kota Dumai, yang merupakan daerah terbesar dengan total kasus yakni sebanyak 8 orang pada sampai bulan Oktober lalu. Setelah itu disusul Kota Pekanbaru sebanyak 7 orang, Kabupaten Rokan Hulu 5 orang, Kabupaten Meranti, Bengkalis dan Indragiri Hulu masing-masing 1 kasus penderita DBD.

“Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, pada bulan Oktober jumlah kasus DBD berada dibawah garis minimum, artinya kondisi masih dalam keadaan aman,” kata Mimi.

Baca Juga :  Milad Gagak Hitam Riau Ke-1, Tagakan Marwah Melayu

Kendati demikian, ia mengatakan penambahan kasus DBD di Riau diprediksi Masih ada terjadi penambahan. Hal itu juga sesyai dengan kondisi cuaca saat ini yang masuk musim hujan.

“Untuk itu kita juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan dapat memberantas sarang nyamuk agar terhindar dari DBD, dengan melakukan 3M (menguras, menutup dan mengubur),” tuturnya. (A04/19)

Editor     : Dhamean Hasibuan
Sumber : TPC
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: