Bengkalis

Berkas Tahap II Anggota DPRD Sudah Diserahkan Ke Kejari Bengkalis

Berkas Tahap II Anggota DPRD Sudah Diserahkan Ke Kejari Bengkalis
Kantor Kejaksaan Negeri Bengkalis

Bengkalis,TiraiPesisir.com – Penyidik Reskrim Polres Bengkalis menyerahkan berkas pelimpahan tahap II anggota DPRD Bengkalis berinisial SMG ke Kejaksaan Negeri Bengkalis.

Kantor Kejaksaan Negeri Bengkalis


SMG yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, diduga lalai dalam mengendarai mobil dinasnya dan kemudian menabrak bocah berumur 4,5 tahun bernama GA Br Siahaan hingga tewas.

Kejadian tersebut, pada tanggal 22 Mei 2017 silam. Saat itu, anggota DPRD tersebut akan mengeluarkan kendaraan roda empat BM 1101 TV merk Captiva Chavrolet dari garasi rumah tempat tinggalnya.


Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Heru Winoto SH MH, melalui kepala seksi tindak pidana umum (Pidum) Robi Harianto SH membenarkan, bahwa Selasa (21/11/17) kemaren telah mendapat pelimpahan berkas tahap II dari penyidik Polres Bengkalis.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD Tahun 2020, di Laksanakan di Kecamatan Bukit Batu dan Bathin Solapan

“Benar kami telah mendapat pelimpahan berkas tahap II dari penyidik polres Bengkalis ke kita,”kata Kasi Pidum Robi Harianto, Rabu (22/11/17) kepada wartawan.

Diutarakan Robi, dalam pertimbangan dari awal SMG tidak dilakukan penahanan dengan jaminan salah satunya adalah Ketua DPRD Bengkalis H. Abdul Kadir dan dari Ketua DPC PDI-Perjuangan Bengkalis Kaderismanto serta jaminannya dari pihak keluarga korban.


“Jadi pertimbangan kita tetap tidak dilakukan penahanan dengan alasan dari awal masih dalam penyidikan juga tidak ditahan. Kemudian ada jaminan-jaminan dari ketua DPRD Bengkalis dan ketua DPC PDI-Perjuangan Bengkalis serta pihak keluarga korban. Disamping itu jaminan juga ada dari tokoh-tokoh masyarakat,”ungkap Robi Harianto lagi.

Baca Juga :  Musrenbang dan RKPD Tahun 2020, di Laksanakan di Aula Kantor Camat Siak Kecil

Dilanjutkan Robi lagi, sebenarnya dalam perkara tersebut, kedua belah pihak diantaranya keluarga korban sudah melakukan perdamaian. Namun perkara tersebut bukanlah delik aduan dan tetap akan di proses.

“Dalam waktu secepatnya kita akan limpahkan ke Pengadilan Negeri Bengkalis. Dan untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebanyak 2 orang,” imbuhnya.


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: