Kesehatan

Banjir, Warga Desa Air Hitam Harapkan Bantuan dan Fasilitas Kesehatan

Banjir, Warga Desa Air Hitam Harapkan Bantuan dan Fasilitas Kesehatan
Banjir, Warga Desa Air Hitam Harapkan Bantuan dan Fasilitas Kesehatan

LABURA,TIRAIPESISIR.COM-Hujan deras mengguyur yang disertai angin kencang menyebabkan Desa Air Hitam Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara teredam banjir.

Curah hujan dengan intensitas tinggi juga membuat aliran sungai desa air hitam meluap. Ketinggian air yang mencapai hingga 60 -90 CM mengakibatkan ratusan Kepala Keluarga (KK) dengan ratusan jiwa yang kediamannya dikepung air saat ini tidak bisa melakukan aktifitas.


Selain itu fasilitas umum seperti sekolah dan mesjid ikut terendam.

Kepala Desa air hitam Nawawi kepada wartawan mengatakan kenaikan air yang telah menggenangi delapan dusun itu sudah dua pekan mengenai rumah warga mencapai lutut orang dewasa.

Baca Juga :  Masyarakat Kecewa : Pembangunan Jaringan Instalasi Listrik PLN di Kec.Tasik Putri Puyu Diduga Terbengkalai

“Banjir sudah 15 hari. Saat ini ketinggian air beragam, ada yang ketinggiannya lutut dewasa dan ada mencapai satu meter,” ucapnya. Sabtu (28/11/2020).


Tambahnya lagi, saat ini sudah banyak warganya yang mengungsi ke dataran yang agak tinggi.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena warga masih bisa menyelamatkan diri, dan ada sebagian juga telah dievakuasi kerumah sanak famili mereka,” ucapnya lagi.

Lanjutnya lagi, saat ini pihaknya juga membutuhkan bantuan dari kabupaten dalam hal ini Dinas Sosial dan BPBD dalam hal mengevakuasi warga dan mengirimkan logistik serta bantuan dapur umum.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Laksanakan Pendisiplinan di Pelabuhan Tanjung Harapan

“Saat ini kami butuh logistik seperti, bahan makanan karena selama banjir belum surut warga kami tidak bisa bekerja sehingga untuk mendapatkan bahan makanan agak susah,” sambungnya.

“Selain itu fasilitas kesehatan baik dari dinas kesehatan Labura dan Puskesmas kecamatan kualuh ledong sangat di perlukan oleh masyarakat, akan tetapi fasilitas kesehatan tersebut belum juga ada terlihat di desa kami.” tutupnya.

Sementara salah satu warga yang rumahnya terendam banjir berinisial Sumin (45), sangat mengharapkan batuan logistik cepat di salurkan, karena akibat banjir ia tidak dapat berkerja, selain itu mereka juga merisaukan tetang kesehatan kelurganya yang terkena banjir tersebut.

Baca Juga :  Nadiem Makarim : 50 Persen Dana BOS untuk Guru Honorer, Ini Syaratnya

“Kami berharap secepatnya bantuan tersebut datang untuk membantu kami, karena akibat adanya banjir, kami takut akan kesehatan keluarga kami,” ucapnya.(B06/09)

Editor     : Agus Salim Hs
Sumber : Hasan Basri
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: