Indonesia

APARAT PATROLI DILAUT, DIDUGA KECOLONGAN. PELABUHAN TIKUS JADI PINTU GERBANG MASUK BAWANG ILEGAL DAN BARANG TERLARANG ASAL MALAYSIA.

APARAT PATROLI DILAUT, DIDUGA KECOLONGAN. PELABUHAN TIKUS JADI PINTU GERBANG MASUK BAWANG ILEGAL DAN BARANG TERLARANG ASAL MALAYSIA.

Bukit Batu,TiraiPesisir.Com Sorotan banyak kalangan terhadap penyeludupan bawang ilegal asal  luar negeri masuk kedaerah Riau selama ini memuncak kepermukaan lantaran belum ada tindakan hukum yang tegas membuat efek jera bagi mafia penyeludup bawang ilegal  yang diduga  ada mengkemas barang terlarang masuk  melalui pelabuhan tikus di daerah Dumai, Bukit Batu, Rupat dan Bengkalis.

Diperoleh informasi dilapangan, aksi pelaku penyeludup bawang merah ilegal tersebut bukan tidak diketahui oleh oknum berwajib. Sebab setiap bawang ilegal itu masuk pelabuhan tikus untuk dibongkar, bahwa oknum-oknum tertentu sudah ada yang siaga diduga untuk mengawal. Praktek kegiatan yang melawan hukum ini dikawal oleh oknum tertentu agar kegiatan mafia penyeludup bawang itu aman.


Praktek pengawalan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu itu,  selama ini berlangsung setiap kegiatan pembongkaran bawang ilegal di beberapa titik dipantai Bukit Batu,  Rupat,  Dumai dan Bengkalis. Modus permainan mafia penyeludup bawang ini sudah diketahui banyak kalangan tetapi  sampai sejauh itu belum ada tindakan yang berarti dari Pihak berkompeten sehingga perbuatan kejahatan menyeludupkan bawang ilegal selalu aman masuk perairan riau. Hal tersebut kian terungkap kepermukaan lantaran banyaknya laporan dan informasi dari oknum anggota warga masyarakat. Seperti belum lama ini informasi diperoleh awak media ini dari anggota warga didesa temiang, sepahat dan desa tanjung leban kec. Bukit Batu, setiap minggu bisa terkadang tiga sampai empat kali pembongkaran bawang merah seludupan di Pelabuhan Tikus didaerah Kecamatan Bukit Batu. Yang sampai sekarang belum tindakan aparat berwajib.

Baca Juga :  Miris,Janda Muda Ini Diterkam Buaya Saat Bersihkan Badan

Dari kondisi yang terjadi dibeberapa titik pelabuhan tikus Kec. Bukit Batu tersebut bisa jadi merupakan pintu gerbang masuknya bawang Ilegal besar-besaran. Hal tersebut merupakan pertanda diduga pengawasan di Laut lemah, atau disinyalir sepertinya ada pembiaran. Yang tentunya kejahatan penyeludupan yang diduga ada menyusupkan barang terlarang dikemas dengan bawang dalam kapal penyeludup bisa aman yang   hingga kini belum tersentuh hukum. Kejahatan ini belum tersentuh hukum sehingga tidak ada efek jera bagi pelaku penyeludup tersebut.

Baca Juga :  Dua Warga Selatpanjang Kembali Naas Saat Ingin Bertransaksi Narkoba Jenis Shabu

Setidaknya kalau aparat berwajib yang bertugas patroli di teritorial laut bertindak tegas tidak mungkin bisa lolos Kapal penyeludup bawang ilegal  asal malaysia tersebut masuk pelabuhan tikus di pantai bukit batu, rupat, dumai maupun bengkalis. Disinyalir karena lemahnya pelaksanaan penerapan supremasi hukum bagi mafia penyeludup membuat sejumlah pelabuhan tikus bagaikan surga emas bagi mafia ekonomi yang bermain menyeludup bawang ilegal besar-besaran masuk indonesia itu. Bagaimana ??  dan apa ?? tanggapan untuk kasus ini, belum bisa di ekspos. Sampai berita ini dibuat,  pihak berkompeten seperti DIRJEN BC, KASAL, POL AIR MABES POLRI, belum dapat dikonfirmasi wartawan TiraiPesisir.Com. (rds)


 

Baca Juga :  Terkait Adanya Isu Pungutan Penerimaan Murid Baru,Wabup Meranti,Drs.H.Syaid Hasyim Adakan Pertemuan Dengan Pihak Sekolah

 


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: