Tokoh

Adanya Isu DPP MOI Terbelah Dua : Sekjen DPP MOI, HM.Jusuf Rizal, Meluruskan Pemikiran

Adanya Isu DPP MOI Terbelah Dua : Sekjen DPP MOI, HM.Jusuf Rizal, Meluruskan Pemikiran
FOTO FILE : Ketum DPP MOI, Rudi Sembiring Maliala (Tengah), Sekjen DPP MOI, HM.Jusuf Rizal (Kanan), Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan (Kiri). Foto : redaksi/tiraipesisir.com

JAKARTA,TP-Masalah MOI ini bermula ketika DPP MOI menerima masukan dari DPW MOI NTT, Harry Battileo untuk memperkuat MOI agar para Wartawan Media Online diwadahi. Maka Ketum MOI berinisiatif membuat lembaga sayap organisasi dengan nama Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI). “Pengaturannya melalui Peraturan Organisasi (PO),” tutur Drs.HM.Jusuf Rizal,SE,SH,M.Si, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP MOI, menanggapi adanya Isu DPP MOI terbelah dua, di kirim melalui press release yang diteruskan oleh pemegang nomor WhatsApp 0853 6862 8888, ke group Koordinasi Anggota MOI, Minggu (15/11/2020) siang.

Awalnya, kata Jusuf Rizal, Ketum MOI bersikares meski ditentang karena menurutnya, gagasannya tidak salah. Tapi, selaku Sekjen saya memberi masukan agar ide itu tidak dilanjutkan. “Nanti memunculkan perpecahan. Karena itu, kemudian Ketum MOI, menarik gagasan tersebut dan membatalkan gagasan dan idenya. Itu tentu karena menghargai Seluruh pihak di MOI,” paparnya menjelaskan.


Dari sini sebenarnya, menurut Jusuf Rizal, tidak ada lagi masalah yang perlu dibahas dan diperdebatkan. MOI fokus pada konsolidasi menuju anggota Dewan Pers. Tetapi saya menilai ada kelompok kepentingan yang bermain dan menunculkan Gerakan Munaslub. “Itu saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Besok Habib Rizieq Diperiksa, Pengacara Bilang Belum Pasti Hadir, Alasan Gak Tau

“Adapun gagasan mendirikan PWMOI yang tidak diterima di MOI, saya secara pribadi dan Siruaya mendirikannya sebagai organisasi baru. Itu tidak ada kaitannya dengan MOI. PWMOI adalah independen dan berdiri sendiri menggunakan jaringan yang saya miliki LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat),” urainya lagi.

Terima kasih, atas dukungan Ketum MOI, Rudi Sembiring Meliala, serta pihak-pihak, baik yang sepemikiran maupun yang kontra atau juga tidak senang. Itu bagian dari tantangan untuk mewadahi wartawan media online yang kini banyak di kriminalisasi dan bahkan dianiaya serta dibunuh. “Sebagai Insan pers yang sudah 35 tahun berkecimpung, kita merasa terpanggil,” tegas Jusuf Rizal yang berdarah Madura-batak itu.


Dulu, saya termasuk wartawan yang kritis dan sering jadi perhatian BIN. Saya di Harian Jayakarta, sebelum ikut di Jawa Pos, Kedaulatan Rakyat, dan lain-lain membongkar Korupsi Acara Aneka Ria Safari TVRI yang melibatkan oknum petinggi partai besar saat itu. “Saya sudah melewati berbagai bidang. Politik, Ekonomi, Budaya, Sosial, Pendidikan, Kriminal, Hukum, Olahraga sebelum menjadi aktivis pekerja buruh, dan LSM,” ucap Jusuf Rizal sembari mengingat masa lalunya.

Baca Juga :  Sekilas Mengenal Sosok AKBP.H.Asmar,Bacalon Wakil Bupati Meranti 2020

Saya dibesarkan industri media, untuk itu saya merasa berkewajiban memberi sumbangsih bagi dunia wartawan sebelum Tuhan memanggil. “Itu saja,” tandasnya,

Sementara, Siruaya Utamawan, Ketua Harian DPP MOI mengucapkan, terima kasih kepada Bapak Ketum MOI, PWMOI berkomitmen akan menjadi organisasi yang akan mendukung MOI sepanjang berseiringan jalan. “PWMOI dengan kekuatan penuh bersinergi demi kemajuan MOI, karena cita-cita awalnya memang demikian,” pungkasnya. (Red/A01/09)

Editor : Zai


author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: