Pekanbaru

3.014 Warga Terjaring Razia PHB

3.014 Warga Terjaring Razia PHB

PEKANBARU, TIRAIPESISIR.COM – Hingga saat ini, sejak penerapan Perilaku Hidup Baru (PHB) yang digelar mulai 21 Oktober, sudah 3.014 warga yang terjaring razia protokol kesehatan. Mereka terjaring oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru disejumlah tempat.

Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan, jumlah itu terhitung selama 25 hari razia berlangsung di 12 kecamatan di Kota Pekanbaru.


Dijelaskannya, jika dibagi selama 25 hari, artinya ada sekitar 120 pelanggar dalam satu hari. Kemudian jika dibagi per kecamatan berarti ada sekitar 10 pelanggar per kecamatan.

Baca Juga :  HUT PGRI KE-75 : Irwan Terima Anugrah Dwija Praja Nugraha

Ia menilai, jumlah pelanggaran tersebut sudah mulai menurun dibandingkan pelanggaran saat razia Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) lalu. Artinya sudah melandai, sudah meningkat kesadaran masyarakat.

Dari ribuan pelanggar yang terjaring, ada lima kecamatan yang memiliki jumlah pelanggar tertinggi. Yaitu Kecamatan Tenayan Raya, Payung Sekaki, Bukit Raya, Marpoyan Damai, dan Sukajadi.


Sementara Kecamatan Rumbai, Senapelan, dan Tampan menjadi yang terendah penyumbang pelanggar.

“Kecamatan Rumbai itu total hanya 39 pelanggar, Senapelan 83, dan Tampan 90 pelanggar,” jelasnya, Rabu (18/11/2020).

Baca Juga :  Kecam Bupati Bengkalis,Solidaritas Pers Riau Siapkan Aksi Jilid II,Massa Pers Minta Presiden Jokowi Turun Tangan

Keseluruhan yang terjaring hanya diberikan sanksi administrasi berupa kerja sosial. Dalam razia protokol kesehatan PHB ini pihaknya mengedepankan sanksi sosial dan tidak menerapkan sanksi denda.

Gurning menambahkan, pihaknya berkorelasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru. Pihaknya melakukan koordinasi dimana wilayah penyebaran yang masih tinggi untuk fokus pengawasan. (A04/19)

Editor     : Dhamean Hasibuan
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: