Sitename

Description your site...

September 25, 2020

Warga Desa Semitau Hulu Kecewa,Dana BRS Yang Diberikan Oknum Pejabat DLH Kab Kapuas Hulu Tidak Dapat Dimanfaatkan Langsung

Warga Desa Semitau Hulu Kecewa,Dana BRS Yang Diberikan Oknum Pejabat DLH Kab Kapuas Hulu Tidak Dapat Dimanfaatkan Langsung
Teks Foto : Dana Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dari Kementerian PUPR Yang Diberikan Oleh Oknum Pejabat DLH Kabupaten Kapuas Hulu,Syarif Husmardan Tidak Dapat Dimanfaatkan Langsung Warga Penerima. (Foto : Rella/tiraipesisir.com)

loading…


SEMITAU,TIRAIPESISIR.COM-Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk Kabupaten Kapuas Hulu,yang disalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kapuas Hulu berupa Bantuan Rumah Swadaya (BRS) kepada masyarakat kurang mampu di Desa Semitau Hulu beberapa waktu lalu,membuat masyarakat kesal dan kecewa. Pasalnya,dalam pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut banyak pihak yang mengambil keuntungan pribadi.

Foto : Rella/tiraipesisir.com

Salah seorang warga Desa Semitau Hulu penerima bantuan tersebut saat ditemui Media ini di kediamannya mengungkapkan,untuk warga yang kurang mampu di Desa Semitau Hulu ini ada 15 KK yang mendapat dana BRS sebesar Rp.15,050,000,00/unit rumah.

Pada saat sosialisasi,yang disampaikan oleh Kabid DLH Kabupaten Kapuas Hulu,Syarif Husmardan mengatakan,agar kami membuka rekening Bank Kalbar,karena pihak DLH akan mentransfer dana BRS itu atas nama penerima bantuan,tapi tidak boleh diambil langsung. Kata Syarif Husmardan,mereka yang belanjakannya sesuai dengan kebutuhan bahan rumah masing-masing penerima bantuan.

Baca Juga :  Gubernur Kalbar,H.Sutarmidji,Hadiri Kampanye Akbar Partai Hanura

“Kami terkejut,tiba-tiba saja suplier datang masukin bahan bangunan berupa semen,paku,kayu dan lain-lain,yang membuat kami sangat kecewa,begitu kami hitung disetiap rumah,bahan kayu hanya dapat 9 batang untuk jenang,gelegar 9 batang,kuda-kuda 9 batang,dan semen hanya 15 sak,sedangkan untuk seng jumlahnya berbeda-beda,”ujarnya dengan nada kesal.

“Yang membuat kami sangat kecewa sekali dengan hasil hitungannya,karena kebutuhan kami berbeda-beda kenapa disamakan,setelah kami berembuk dan mencoba menghitung dananya tidak sampai Rp 15 Juta sesuai dengan yang dijanjikan,”katanya lagi.

Lanjutnya,beberapa waktu lalu ada pertemuan dengan pihak DLH Kabupaten Kapuas Hulu dan Syarif Usmardan mengatakan,bahwa dari jumlah dana Rp.15,050,000,00 itu ada pemotongan sebesar 15 persen,setelah dipotong 15 persen itulah yang bersih kami berikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Potensi Ikan Hias Arwana di Desa Semitau Hulu Sungguh Sangat Menjanjikan

Ternyata,setelah kami kurangi 15 persen,biaya bahan baku yang sampai kepada kami itu tidak sampai Rp 12 Juta. “Kami sangat kecewa tentang perbuatan pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan pribadi terhadap bantuan yang akan diberikan kepada kami,”paparnya diamini masyarakat penerima bantuan lainnya.

Sekedar informasi,berdasarkan video yang direkam masyarakat,Kabid DLH Kabupaten Kapuas Hulu,Syarif Husmardan tampak menjelaskan,dalam pemotongan 15 persen itu tidak ada pajak,baik PPn dan PPh,kami hanya merekomendasikan saja kalau persyaratannya sudah terpenuhi,dan penerima bantuan melaksanakan kewajiban harus membuat semua laporan usulan proposal dan permohonan pencairan,jika tidak bisa melengkapi maka dibantu sama tim saya.

Penerima dana BRS ada 15 rumah di Desa Semitau Hulu ini,sementara jumlah penerima ada 253 yang terbagi menjadi 9 Desa. Terkait masalah bahan yang kami bantu,kami sesuaikan dengan harga Basic Price sesuai dengan wilayah masing-masing,dan ada profit 15 persen buat supplier (perusahaan penyedia,red). Jadi dalam menerima bantuan ini masyarakat mendapatkan harga Basic Price kemudian dikurangi profit 15 persen untuk supplier.

Baca Juga :  Kepala Perwakilan PMO TIRAIPESISIR.COM Provinsi Kalbar,Rellawati,Hadiri Acara Syukuran Wakil Bupati Kubu Raya

Sementara itu,Kades Semitau Hulu,Sajuliarto mengatakan,akibat tidak optimalnya dana bantuan dari Kementerian PUPR Republik Indonesia yang penyalurnya dari DLH Kabupaten Kapuas Hulu selaku yang bertanggung jawab dalam memberikan bantuan itu.

“Kami prihatin atas perlakuan oknum DLH Kabupaten Kapuas Hulu terhadap masyarakat kami. Oleh karena itu,untuk memenuhi agar bantuan itu dapat dimanfaatkan warga kami,maka berdasarkan musyawarah Desa Semitau Hulu kekurangan dana BRS tersebut ditopang dari dana PAD (Pendapatan Asli Desa) sebesar Rp.38,000,000,00,”pungkas Kades kesal. (rella/B03/09)
Editor : Edi Saputra

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses