Sitename

Description your site...

Oktober 28, 2020

Usai Disindir Yasonna,Wali Kota Tangerang Hentikan Pelayanan Di Kantor Kantor Kemenkumham

Usai Disindir Yasonna,Wali Kota Tangerang Hentikan Pelayanan Di Kantor Kantor Kemenkumham

loading…


TANGERANG,TIRAIPESISIR.COM-
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah memutuskan tidak akan memberikan pelayanan atas lahan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Tepatnya perkantoran yang ada di Kompleks Kehakiman dan Pengayoman, Tangerang.

Pelayanan tersebut termasuk penerangan jalan umum, perbaikan drainase dan pengangkutan sampah. Keputusan ini dibuat karena dirinya keberatan dengan pernyataan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly yang menyebut Pemkot Tangerang menghambat perizinan di lahan Kemenkumham.

Arief menunggu penjelasan dari Kemenkumham mengenai pernyataan itu.

“Sementara, kami hentikan pelayanannya sambil kita ingin lihat itikad dari sana Kemenkumham, supaya ada komunikasi,” kata Arief saat ditemui di kantor Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/07/2019).

Baca Juga :  Proyek Pemukiman Nelayan Diduga Dikorupsi,Relawan DMJ Bentangkan Spanduk Terpanjang di Kementerian PUPR

Namun, dia mengatakan, pelayanan untuk masyarakat yang tinggal Kompleks Kehakiman dan Pengayoman tidak akan dihentikan. Permukiman warga tetap mendapatkan layanan dari Pemko seperti biasa.

Sebelumnya, Arief melayangkan surat bernomor 593/2341-Bag Hukum/2019 tentang nota keberatan dan klarifikasi Wali Kota atas pernyataan Menkumham.

Pemkot Tangerang tak akan bertanggungjawab terkait aktivitas pelayanan masyarakat pada perkantoran di kompleks tersebut.

Arief mengatakan, pemblokiran ini akan dilakukan sampai ada komunikasi dari pihak Kemenkumham.

“Lihat saja nanti sampai berapa lama, sampai ada komunikasi ke kami,” lanjut Arief.

Baca Juga :  Aksi APR Jatim, Desak Kejati Jatim Tuntaskan Kasus P2SEM

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Tangerang, Achmad Ricky Fauzan mengatakan, tempat-tempat yang dihentikan pelayanannya yaitu Kantor Imigrasi Kota Tangerang, Rumah Penyitaan Benda Sitaan Negara, Rupbasan Klas I Kota Tangerang, Lapas Pemuda, Lapas Wanita, dan Lapas Anak.

“Kalau pengadilan dan kejaksaan tidak, karena bukan di bawah Kemkumham,” kata Achmad saat dihubungi tiraipesisir.com.

Seperti diketahui, Yasonna sempat menyindir Arief saat peresmian Politeknik BPSDM Hukum dan HAM yang lokasinya berada di kawasan pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Baca Juga :  Aksi Mahasiswa : Polres Labuhanbatu Terindikasi Tidak Netral

Menkumham menuding bahwa orang Arief mencari gara-gara. Pasalnya, Pemko Tangerang menuding pembangunan gedung saat itu tidak mengantongi Izin Membangun Bangunan (IMB).

Arief juga disindir karena mewacanakan lahan Kemenkumham sebagai lahan pertanian di Pemerintah Kota Tangerang.(D.Wahyudi/A07/09)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses