Sitename

Description your site...

Oktober 20, 2020

Uang Palsu Marak Beredar di Dumai…!!!Akibatnya Warga Dumai Menjadi Resah,Diminta Polresta Dumai Segera Tangkap Pengedarnya…!!!

Uang Palsu Marak Beredar di Dumai…!!!Akibatnya Warga Dumai Menjadi Resah,Diminta Polresta Dumai Segera Tangkap Pengedarnya…!!!

loading…


Dumai,TiraiPesisir.ComMasyarakat Dumai belakangan ini kembali hangat memperbincangkan soal uang palsu yang diduga masih banyak bereda di daerah Dumai. Konon seperti barang bukti uang palsu baru-baru ini terungkap kepermukaan lantaran ada warga yang mendapat uang palsu pecahan                 Rp. 100.000,-. Uang tersebut merupakan upah jasa kerja anggota warga sehingga sangat merugikan dan menimbulkan keresahan.

Keterangan di peroleh, barang bukti uang palsu pecahan Rp. 100.000,- di laporkan oleh anggota warga Jl. Sultan Syarif Kasim kepada wartawan TiraiPesisir.Com baru-baru ini. Menurut anggota warga yang berada di bilangan Jl. Sultan Syarif Qasim (Ibu Sri) Dumai itu kepada awak media ini menjelaskan bahwa dirinya sangat dirugikan lantaran uang upah jasa kerjanya di beri uang palsu sehingga tidak dapat digunakan kata anggota warga itu yang mohon tidak ditulis namanya. Dari kondisi ini dan juga dari informasi diperoleh di duga kuat uang palsu masih beredar di wilayah Dumai yang hingga kini pelakunya belum terungkap.

Baca Juga :  Di Meranti, Proyek PL Provinsi Riau Dikerjakan Tanpa Papan Plang,Kepala Tukang Caci Maki Wartawan

Menyikapi dugaan banyaknya uang palsu akhir-akhir ini menodai Kota Dumai membuat banyak kalangan angkat bicara termasuk Lembaga Peduli Masyarakat seperti LSM yang ada di Dumai. Terhadap temuan adanya uang pecahan Rp. 100.000,- merupakan uang palsu yang ditemukan oleh anggota warga menjadi pemicu timbulnya keresahan bagi masyarakat. Sebab beberapa waktu lalu seperti kalangan pedagang di pasar pernah menginformasikan mendapat uang palsu pecahan Rp. 20.000,- dan palsu pecahan Rp. 50.000,-. Selain itu sesuai informasi di rangkum di lapangan uang palsu di duga beredar masuk di lokalisasi tempat hiburan yang berbau ilegal seperti café-café liar yang tidak ada izin tetapi menyediakan miras dan wanita-wanita aduhai. Selain itu diperoleh informasi juga pihak wanita pekerja jasa tukang pijat dibeberapa tempat tertentu dalam Kota Dumai pernah mengeluhkan uang palsu. Dimana sesuai informasi itu sang tukang pijat di bayar dengan uang palsu sehingga sangat merugikan dan berdampak meresahkan masyarakat. Karena itu berbagai kalangan di Dumai menghimbau pihak aparat berwajib agar melakukan pemberantasan terhadap peredaran uang palsu yang diduga hingga kini masih ada beredar di wilayah Dumai. (Rds)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses