Sitename

Description your site...

Mei 27, 2020

Program APBN MCK Komunal Di Tanjung Padang Terkesan Asal Jadi Alias Mubazir

Program APBN MCK Komunal Di Tanjung Padang Terkesan Asal Jadi Alias Mubazir

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Program anggaran yang digelontorkan oleh pusat untuk pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) dalam menurunkan skala Stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti di Kampung Padang dibuat asal jadi dan terkesan mubazir.

Pantauan Media ini dilapangan, Selasa (1/4/2020), pekerjaan yang dilakukan di Desa Tanjung Padang Kecamatan Putri Puyuh sudah retak-retak dan hancur.

Tidak sampai disitu, pembangunan tangki septic tank skala komunal yang bersumber dari Dana DAK 2019 ini tidak dapat dimanfaatkan masyarakat bahkan menjadi sia-sia saja anggaran yang digucurkan dari pusat pusat itu.

Baca Juga :  Diduga Pernah DiKunjungi IA Dan IMA, Rumah Dinas Bupati Meranti Akan Di Isolasi

Rabu (2/4/2020), Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman melalui Kepala Bidang Perumahan Dan Kawasan Permukiman, Muhammad Fahrurori,ST ketika dikonfirmasi menjelaskan kami akan turun lapangan untuk melihat pekerjaan tersebut.

“Saya akan cek ke lapangan, apakah benar yang seperti bapak sampaikan,” katanya.

Fahrurori juga menganggap kegagalan progam ini bukan menjadi urusannya secara pribadi karna ini masalah Pemkab Meranti sendiri, jika memang tidak mendapatkan lagi bantuan dari APBN itu tidak jadi masalah.

Baca Juga :  Terkait Penggunaan Dana DAK dan DR Tahun 2016 : Dua LSM Penggiat Anti Korupsi Surati Pemkab Meranti

“Jika memang benar pekerjaan tidak benar, kita stop pekerjaan kedepan untuk desa itu, kalau pun gagal program ini dan kita menjadi sulit untuk mendapat bantuan kedepan, itu bukan urusan saya, itu menjadi masalah Pemkab Meranti,” ujarnya semacam tidak terbeban dalam masalah itu.

Disisi lain, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam pekerjaan tersebut, Feni Utami,ST mengatakan, jika ada pekerjaan yang tidak sesuai itu menjadi tanggungjawab Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan akan kita panggil untuk menjelaskan terkait dari pantauan Media di lapangan

Baca Juga :  Bupati Meranti,H.Irwan Terima Penghargaan KLA dari Kementerian PPPA RI

“Kita akan panggil KSM dan KPP, dan akan kita pertanyakan bagaimana pekerjaan menjadi seperti itu, itu sudah menjadi tanggungjawab mereka,” (Edi/A03/09).

Editor : Redaksi

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , , , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses