Sitename

Description your site...

Oktober 31, 2020

Tabrak Lari, Pelabuhan Desa Kudap Amblas Ditabrak Kapal Tidak Dikenal

Tabrak Lari, Pelabuhan Desa Kudap Amblas Ditabrak Kapal Tidak Dikenal

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Pelabuhan Utama Desa Kudap Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti ditabrak kapal tidak dikenal pukul 04.00 dini hari, Rabu (11/12/2019)

Hal ini dibenarkan Kades Kudap Sutrisno Pirngadi SE MM, telah terjadi tabrakan kapal tidak dikenal di pelabuhan utama Desa Kudap.

“Benar, menurut saksi mata kapal diduga mengangkut material pasir dari arah Kabupaten Bengkalis, sekitar jam 04.00 wib dipelabuhan Desa Kudap.
Saksi mata yg bernama Nurdin kebetulan sedang bertugas jaga malam sekitar 50 meter dari pelabuhan”, ungkapnya saat dikonfirmasi media, Kamis (12/11/2019).

Baca Juga :  Hadiri Sidang KKEP, Tiga Personil Polres Meranti Diputuskan PTDH

Sutrisno juga menerangkan diduga Kapten kapal dalam kondisi mengantuk
Dan kapten kapal dan mengakibatkan tabrakan.

“Mungkin mengantuk.Menurut saksi Jenis kapalnya Kapal kayu yang saat itu kosong miliki ciri-ciri bangunan atas kapal tidak di cat, memiliki dinding kapal berwarna hijau dan memiliki tangkup kapal yg tinggi”, tambahnya.

Kades Kudap juga menjelaskan kejadian tersebut terjadi begitu cepat dan saksi mata tidak sempat melihat kapal dengan jelas.

“Dengan cepat kapal tersebut pergi tanpa sempat saksi melihat nama kapal tersebut.
Pelabuhan kayu yang bangun dari anggaran desa tahun 2017 adalah satu satu nya pelabuhan yang aktif dalam bongkar muat. Pelabuhan tersebut dioperasikan untuk mengangkut penumpang, bahan pokok, barang material bangunan. Kudap juga memiliki pelabuhan milik pemerintah atau dinas perhubungan yang juga dalam kondisi rusak parah”, ujarnya.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Dua Putra Daerah Asli Meranti H Asmar dan H Adil Sepakat Berpasangan

Kemudian Kades Kudap juga mengatakan perekonomian Desanya lumpuh disebabkan rusaknya pelabuhan dan selaku Kepala Desa dirinya mengharapkan perhatian pemerintah.

“Sekarang desa kudap bisa dibilang tidak memilik pelabuhan untuk penunjang perekonomian masyarakat. Harapan saya sebagai kepala desa semoga ini menjadi perhatian pemerintah daerah melalui instansi terkait agar bisa membangun kembali pelabuhan”, harapnya.

Selanjutnya Sutrisno telah menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib.

“Dan kejadian ini langsung kami kabari kepada pihak berwajib yaitu babinkamtibmas Brigadir Harun Haris Harahap dan Anggota Airud Brigadir Rinaldi
dan tidak lupa jg kami menghubung KSOP Bandul Bapak Zakaria”, pungkasnya.(Nanda)

Baca Juga :  Bati Tuud Peltu Lakattang Pimpin Apel Siaga Pengamanan Pilkada Tahun 2020 Kabupaten Meranti

Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses