Sitename

Description your site...

Oktober 28, 2020

Sumber Air PT.Pambil Batam Diduga Dari Kawasan Hutan Negara

Sumber Air PT.Pambil Batam Diduga Dari Kawasan Hutan Negara
Foto : Lokasi Tempat Mesin Pompa di Kawasan Hutan Lindung Muka Kuning.

loading…


BATAM-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sering disingkat sebagai Balai KSDA atau BKSDA,adalah unit pelaksana teknis setingkat eselon III (atau eselon II untuk balai besar) di bawah Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Instansi ini diantaranya bertugas,untuk mengelola kawasan-kawasan konservasi,khususnya hutan-hutan suaka alam (suaka margasatwa,cagar alam) dan taman wisata alam.

Selain itu,Balai KSDA juga bertanggung jawab,mengawasi dan memantau peredaran tumbuhan dan satwa yang dilindungi di wilayahnya,termasuk pula memantau upaya-upaya penangkaran dan pemeliharaan tumbuhan dan satwa dilindungi oleh perorangan,perusahaan dan lembaga-lembaga konservasi terkait.

Foto : Tempat Mesin Pompa di Kawasan Hutan Lindung Muka Kuning.

Namun anehnya,berdasarkan temuan awak Media ini dilapangan,Kamis (10/08/2018),di Kawasan Hutan Negara Taman Wisata Alam Muka Kuning,kelihatan tidak ada pengawasan dan pemantauan dari pihak BKSDA atau Balai KSDA Kota Batam. Akibatnya,di Kawasan Hutan Negara Taman Wisata Muka Kuning itu telah terpondasi tempat Mesin Pompa Air Sedot/Booster Dorong Kran berskala besar,untuk menghisap sumber air dari waduk di kawasan taman wisata Muka Kuning itu. Diduga,pemiliknya adalah PT.Pambil,yang sudah cukup lama beroperasi di Kawasan Hutan Negara itu,dan diduga airnya dialirkan ke perusahaan-perusahaan,perumahan dan pertokoan Muka Kuning Panbil.

Baca Juga :  Bea Cukai Tangkap Kapal Sabu,Ini Komentar Kepala Kanwil DJBC Kepri

Menurut,Hery Marhat,Seketaris KPLHI (Komite Peduli Lingkugan Hidup Indonesia) yang ikut ke lokasi mesin pompa air tersebut menjelaskan,bahwa mesin pompa air sedot ini adalah milik pihak PT.Panbil yang berada di Muka Kuning. “Setatus mesin ini tidak jelas,dan beroprasi sudah cukup lama hingga puluhan tahun,”ujarnya.

Lanjutnya,kawasan ini merupakan Hutan Lindung BKSDA,disitu tidak ada mesin pompa yang lain,selain mesin resmi milik PT.Adhya Tirta Batam (ATB BATAM),sehinga hal ini memperkuat bahwa mesin pompa tersebut ilegal. “Dari tahun 1996,yang mengkantongi izin pengolahan air,hanya satu di Batam yakni ATB Batam,”cetusnya lagi.

Baca Juga :  Mau Dikorfirmasi,Edwar Purba Kabid Lalin Dishub Kota Batam Tidak Ada di Tempat

Lebih lanjut Hery mengatakan,kalau sumber air yang dialirkan ke perumahan dan pertokoan di Muka Kuning Panbil resmi,tentu ada proses lelangnya dan bukan swakelola. “Pemerintah bilang,Batam defisit anggaran,padahal pajak air dan permukaan,yang diatur dalam Perda Provinsi Kepri sebesar 10 persen. Defisit tidak diperjelas,”katanya.

Dari pantauan selama tiga hari terakhir ini,hasil meteran mesin pompa mengeluarkan air mencapai lebih kurang 10.000 kb/harinya,jika dihitung 10.000/kubik,tidak sedikit Negara dirugikan.

Mesin pompa air ini kata Hery,belum ada mengantongi izin dari pemerintah. Sebelumnya,saya sudah melakukan konfirmasi kepada Dendi,Kadis Lingkugan Hidup masa itu.
Disinyalir,sumber air dari waduk taman wisata muka kuning disalurkan memasuki wilayah Panbil Muka Kuning,yang terbilang cukup ramai perusahaan-perusahaan beroprasi disekitarnya.

Baca Juga :  Warga Kaget..! Camat Batu Aji Kota Batam,Gusur Pedagang Kaki 5 di Pasar Perumahan Putri 7

“Saya coba konfirmasi ke PT.ATB Batam,kata ATB,pihaknya tidak pernah mengalirkan air ke PT. Panbil,karena PT.Panbil mengolah sumber air sendiri,”tutup Hery. (supardi)

loading…


Bagikan berita ini
  • 3
    Shares

loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses