Sitename

Description your site...

September 25, 2020

Sudan : 19 Tewas,Lebih Dari 200 Terluka Dalam Protes

Sudan : 19 Tewas,Lebih Dari 200 Terluka Dalam Protes
Teks Foto : Protes dimulai di seluruh Sudan pada 19 Desember (Mohamed Nureldin Abdallah/Reuters).

loading…


SUDAN-Sedikitnya 19 orang tewas dalam bentrokan antara polisi anti huru hara Sudan dan pengunjuk rasa dalam demonstrasi yang dipicu oleh kenaikan harga roti, menurut seorang pejabat pemerintah.

Berbicara di televisi pemerintah pada hari Kamis,Boshara Juma,juru bicara pemerintah,mengatakan : “Sembilan belas orang kehilangan nyawa dalam insiden itu termasuk dua dari pasukan keamanan”. Sedikitnya 219 lainnya terluka,tambahnya.

Pihak berwenang Sudan sebelumnya mengatakan,delapan orang telah tewas dalam bentrokan di Khartoum dan beberapa kota lain sejak protes dimulai pada 19 Desember.

Namun,kelompok hak asasi Amnesty International pada hari Senin menyebutkan, jumlah korban jiwa 37

Protes awalnya dimulai di kota-kota dan desa-desa dan kemudian menyebar ke Khartoum,ketika orang-orang berunjuk rasa melawan pemerintah melipatgandakan harga sepotong roti dari satu pound Sudan menjadi tiga ($ 0,02 menjadi $ 0,06).

Baca Juga :  Rusia : AS Tekan Indonesia Batalkan Pembelian Jet Tempur Su-35

Demonstran juga telah berbaris melawan situasi ekonomi Sudan yang mengerikan dan beberapa telah menyerukan pengunduran diri Presiden Omar al-Bashir .

Dokter dan jurnalis telah melancarkan aksi mogok untuk mendukung protes.

Polisi dan petugas keamanan tetap dikerahkan di beberapa bagian ibukota Sudan pada hari Kamis,tetapi tidak ada demonstrasi baru yang diadakan.
Mesir menjanjikan dukungan

Sementara itu,Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry,dalam kunjungannya ke Khartoum pada hari Kamis,menyuarakan dukungan untuk Bashir dan pemerintahnya mengatakan Kairo “yakin Sudan akan mengatasi situasi sekarang”.

Baca Juga :  Serangan Udara Rusia Tewaskan 60 Tentara Asing Bayaran ISIS

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan dengan Bashir di istana presiden, Shoukry mengatakan “stabilitas Sudan berarti (stabilitas) Mesir”.

“Mesir selalu siap mendukung Sudan dan kemampuan rakyat Sudan sesuai dengan visi dan kebijakan pemerintah Sudan,”kata Shoukry,yang mengunjungi ibukota Sudan bersama kepala intelijen Kairo Jenderal Abbas Kamel.

Komentar menteri adalah komentar pertama oleh seorang pejabat tinggi regional Arab untuk mendukung pemerintah Bashir sejak protes dimulai.

Setelah protes meletus,Bashir,yang telah berkuasa sejak kudeta tahun 1989, bersumpah untuk “mengambil reformasi nyata” untuk mengatasi kesulitan keuangan negara.

Sudan bergulat dengan krisis mata uang asing akut,melonjaknya inflasi,dan kekurangan roti dan bahan bakar meskipun pencabutan embargo ekonomi oleh AS pada Oktober 2017.

Baca Juga :  CEO Wells Fargo Tim Sloan Mundur

Namun para aktivis dan kelompok oposisi terus menyerukan agar orang turun ke jalan lagi.

“Kami mendesak rakyat Sudan untuk melanjutkan demonstrasi mereka sampai kesuksesan tercapai dengan menggulingkan rezim,”kata Partai Komunis Sudan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Beberapa anggota partai telah ditangkap oleh agen keamanan sejak protes dimulai.

“Kami juga meminta semua partai oposisi untuk bersatu dan bekerja sama untuk mengoordinasikan gerakan ini,”katanya menambahkan. (red)

SUMBER : https://www.aljazeera.com/news/Kantor berita

loading…


Bagikan berita ini
Tags:
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses