Sitename

Description your site...

Mei 26, 2020

Sudah Habis Masa Kerja,54 Naker PT.Laut Jawa Belum Juga Dibayar Gajinya

Sudah Habis Masa Kerja,54 Naker PT.Laut Jawa Belum Juga Dibayar Gajinya

Sudah Habis Masa Kerja,54 Naker PT Laut Jawa Belum Juga Dibayar Gajinya.

Liputan : Redaksi,Dhamean & Tomy

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Malangnya nasib yang harus diterima 54 Tenaga Kerja (Naker) yakni 52 orang supir,2 orang mekanik PT Laut Jawa Makmur Sejati yang sudah habis masa kerjanya,namun hingga kini belum dibayar gajinya. Para pekerja ditelantarkan oleh pihak perusahaan sub kontraktor (subkon) PT.EMP Malacca Straits  di Pulau Padang Kabupaten Kepulauan Meranti.

Masa kerja sejumlah naker tersebut habis tertanggal 30 Juni 2017 lalu, namun apa yang menjadi hak mereka belum dibayar pihak subkon perusahaan migas itu. “Kesannya seperti lepas tangan begitu saja,”ujar Amriuzi salah seorang supir kepada TIRAIPESISIR.COM,Senin (24/7/2017) di Selatpanjang.

Baca Juga :  Kadishub Ambil Sikap Tegas,KPA Tidak Mau Tandatangani Pencairan Uang Rekanan

“Sudahlah pesagon kami belum dapat,gaji kami terhitung dari bulan Maret sampai Juni 2017 belum juga dibayar oleh  perusahaan,itulah sebabnya kami menahan sebanyak 28 unit mini bus sebagai jaminan gaji kami yang belum dibayar perusahaan itu,”terang Amriuzi menjelaskan.

Lebih lanjut Amriuzi memaparkan, bahwa selama 2,5 tahun bekerja di perusahaan tersebut,pembayaran gaji selalu tidak tepat waktu,serta ditambah dengan uang cuti yang tidak pernah dibayar oleh pihak perusahaan. “Sekarang kontrak kerja kami sudah habis,jadi kami menuntut hak kami,dan kami sudah melayangkan surat ke Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti,Dinas Tenaga Kerja Meranti bahkan ke Komisi A DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti,setelah ini kami juga akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada Polres Kepulauan Meranti,bahwa 28 mini bus milik perusahaan itu bukanlah disandera melainkan sebagai jaminan,”jelas Amriuzi mengulangi keterangannya.

Baca Juga :  Di Meranti, Proyek PL Provinsi Riau Dikerjakan Tanpa Papan Plang,Kepala Tukang Caci Maki Wartawan

Sebelumnya,Senin (17/7/2017) lalu ada 3 orang utusan yang mewakili 54 naker PT.Laut Jawa itu datang ke Kantor DPC PWRIB Kabupaten Kepulauan Meranti di Jalan Banglas Selatpanjang,menyampaikan keluhan mereka kepada pengurus dan anggota PWRI-B KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI.

Adapun utusan tersebut yakni Tasar Huda,Amiruzi dan Syafruddin sembari menyampaikan persoalan-persoalan yang sedang mereka hadapi. Dimana persoalan itu antara lain menyangkut gaji mereka yang selama kurang lebih dua setengah tahun belum juga mereka dapatkan dari PT.LAUT JAWA Sub Kontraktor PT.EMP Malacca Straits yang telah mempekerjakan mereka sebagai supir dan mekanik.

Baca Juga :  Tradisional Suku Tionghua Pesisir :Vihara Lamhaiking Gelar Ultah ke 2 Dewi Kuan Im

Kedatangan mereka disambut baik oleh Ketua Dewan Pembina DPC PWRIB Meranti Zainuddin,Hs,S.Ag, Sekretaris DPC PWRIB Meranti Dedi Yuhara Lubis,beserta beberapa orang pengurus dan anggota yang merupakan para wartawan yang bernaung dibawah Organisasi PWRIB Meranti.

Adapun yang menjadi tuntuan mereka diantaranya menyangkut terkait Pesangon,Dispensasi Keterlambatan Gaji,Uang Cuti,Sisa Gaji dan Pesangon Tahun 2014. Jika ditotal secara keseluruhan dalam batas yang wajar-wajar saja, nominalnya mendekati angka 3.1 M.

“Intinya kita para pekerja akan menahan ke 28 unit mini bus tersebut,sebelum pihak perusahaan membayar gaji atau hak-hak kita dilunasi pembayarannya,”tandas Tasar Huda diamini pekerja lainnya.***

 

 

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses