Sitename

Description your site...

April 7, 2020

Sosialisasi Pengelolaan Kelembagaan, Bupati Meranti Minta Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Utama

Sosialisasi Pengelolaan Kelembagaan, Bupati Meranti Minta Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Utama

Meranti,TiraiPesisir.com – Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka rapat koordinasi bersama Kepala Desa dan Camat serta Instansi Vertikal, dalam rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengelolaan Kelembagaan dilingkungan Pemerintan Kabupaten Kepulauan Meranti itu, Bupati meminta Kades, Camat dan Instansi Vertikal melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik, bertempat di Aula Afifa Sport, Selatpanjang, Kamis (9/11).

Sebagai Narasumber perwakilan Kemendagri Hendri Firdaus dan Dadang, anggota DPD RI Inistiawati Ayus, Bupati Siak H. Syamsuar.

Kegiatan juga dihadiri anggota DPRD Meranti Edy Masyudi, para Asisten Sekda, para Staf Ahli, Kepala Badan/Dinas, Kepala Kantor Pertanahan, Camat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Kades.

Dalam pidatonya Bupati menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dalam meningkatkan kwalitas pelayanan publik, salah satunya dalam hal pengelolaan pertanahan yang saat ini ditangani oleh Badan Pertanahan. Diharapkan melalui Rakor yang melibatkan Kementerian dan organisasi vertikal yang ada di Meranti dapat memberikan pengetahuan kepada Kades, Camat, Kepala SKPD dan lainnya dalam rangka peningkatan pelayanan Publik di Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Wabup Said Hasyim Buka Festival Perang Air Tahun 2020, Ucapkan Selamat Pulang Kampung dan Bergembira Pada Warga Tiong Hoa dari Seluruh Penjuru Dunia

“Semoga hasil Rakor ini dapat dijadikan acuan oleh Camat dan Kades serta stakeholders dalam pengelolaan pertanahan dan peningkatan kwalitas pelayanan Publik di Kabupaten Kepulauan Meranti sesuai dengan dinamika dan perkembangan zaman saat ini,” ujar Bupati.

Seperti ditekankan Bupati Untuk mengelola suatu wilayah masalah pertanahan adalah satu hal yang tidak bisa diabaikan dan implementasinya harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Pengelolaan pertanahan ini harus menjadi perhatian bersama dan harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak maka dapat menghambat pembangunan daerah apalagi akibat faktor ketidak pahaman dapat membuat pejabat terjerat kasus hukum,” paparnya.

Jadi pelayanan Publik yang penuh dengan inovasi dan sesuai dengan perundang-undangan sangatlah penting. Dicontohkan Bupati terkait Pilkades serentak 19 Desa yang baru saja selesai dilaksanakan dimana hasilnya para petahana jatuh berguguran dan jabatan Kades di isi oleh pejabat yang baru.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Masyarakat,Ketua DPRD Meranti Gelar Reses

“Ini artinya masyarakat menginginkan sesuatu yang baru, perubahan yang diiringi dengan inovasi apa yang terjadi itu hendaknya menjadi pelajaran bagi pejabat publik lainnya,” ujar Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan intruksi Presiden RI Jokowidodo yang disampaikan saat Rakor dengan Kepala Daerah Se-Indonesia, dimana pejabat Publik diminta untuk meningkatkan kwalitas pelayanan secara cepat, tepat dan murah sehingga menjadi sesuatu yang menarik bagi investor dalam rangka mendorong iklim investasi.

Terkait hal itu pula Bupati mengaku telah memerintahkan Kepala Badan Penanaman Modal untuk membuat layanan satu pintu dimana semua perizinan terintegrasi disatu tempat termasuk juga pelayanan yang dilakukan oleh instansi vertikal, hebatnya lagi pelayanan dilakukan selama 7 hari kerja.

“Kita akan membuat pelayanan publik satu pintu yang terintegrasi saya minta Asisten I dan II untuk berkoordinasi dengan bea Cukai, KSOP, Kantor Karantina karena kegiatan masyarakat sangat banyak bersentuhan dengan instansi itu apalagi dengan adanya perdagangan lintas batas,” paparnya lagi.

Baca Juga :  Wakili Pemkab,Askandar Hadiri Apel dan Rapat Kamseltibcar Lantas di Mapolres Meranti

Seperti diketahui saat ini Riau mengalami peningkatan kemiskinan yang cukup tinggi, jika dulunya pertumbuhan mencapai 10 persen kini hanya sampai 4 persen saja. Hal itu disebabkan karena uang yang beredar semakin menurun.

Salah satu solusinya menurut Bupati dengan mendorong tumbuhnya investasi melalui kemudahan perizinan yang cepat dan murah sehingga mampu membangkitkan gairah investor berinvestasi dengan begitu mampu menampung tenaga kerja yang berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam rangka itu juga Bupati juga meminta Camat dan Kades menginventarisir semua bentuk pelayanan kepada masyarakat agar bisa ditingkatkan dalam rangka mendorong berkembangnya ekonomi masyarakat.***(red/dham)

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses