Sitename

Description your site...

Oktober 30, 2020

Sekdaprov Kepri,H.Arif Fadillah : Penegakan Hukum di Laut Harus Tegas dan Bermartabat

Sekdaprov Kepri,H.Arif Fadillah : Penegakan Hukum di Laut Harus Tegas dan Bermartabat
Teks Foto : Sekdaprov Kepri,H.Arif Fadillah pada saat acara Focus Group Discussion dengan tema Implementasi dan Implikasi Penegakan Hukum Laut di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (07/11).

loading…


TANJUNGPINANG-Sekdaprov kepri,H.TS.Arif Fadillah mengatakan,wilayah Kepulauan Riau yang lebih luas wilayah lautannnya dibandingkan daratan merupakan keuntungan sekaligus tantangan dalam penyelenggaraaan pemerintahan. Ada banyak potensi terjadinya pelanggaran di wilayah perairan Provinsi Kepulauan Riau,yang harus ditegakkan.

“Luas daratan kita hanya 4 persen,dan lautan hingga 96 persen. Oleh karena itu, diperlukan penegakan hukum di laut yang tegas dan menjunjung tinggi nilai kebenaran,”kata Arif pada acara Focus Group Discussion dengan tema Implementasi dan Implikasi Penegakan Hukum Laut di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (07/11).

Hadir pada kesempatan ini Kepala Kanwil Bea dan Cukai Kepri,Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma,Anggota DPRD Kepri Syarafuddin Aluan,Para Asisten Kajati, Kajari Tanjungpinang,Kajari Bintan,Kajari Natuna,Kajari Karimun,Kajari Batam serta para Hakim Pengadilan Tinggi Tanjungpinang.

Baca Juga :  Peduli Covid -19, Polres Bintan Gelar Basos bagi Sembako dan buka Dapur Umum

Arif mengatakan,banyak sekali pelanggaran yang terjadi di wilayah laut diantaranya illegal fishing,penyelundupan barang,transaksi narkoba. Semua itu berdampak buruk bagi perkembangan dan pembangunan di Provinsi Kepri.

“Kerjasama dari semua pihak baik dari Angkatan Laut,Polair,Bea dan Cukai, Bakamla dan Kejaksaaan sangat diperlukan untuk meminimalisir dan menekan angka kejahatan di laut kita. Dengan menekan angka kejahatan di laut maka kita bisa makmsimal memanfaatkan kekayaan laut kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Arif berharap,Focus Group Discussion (FGD) ini dapat berjalan sebagaimana diharapkan dan dapat menghasilkan keputusan dan kesepakatan yang tentunya akan membawa perubahan yang lebih baik dalam penegakan hukum khususnya di wilayah perairan Kepri.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kepri,Jumaga Nadeak Berikan Kuliah Umum di Umrah Dompak

“Kita berharap,hasil dari diskusi ini nantinya bisa diimplementasikan serta diaplikasikan oleh semua aparat yang terlibat dalam penanganan masalah hukum di laut serta sinergi serta koordinasi antar lembaga menjadi lebih baik,”ucapnya.

Sementara itu Kajati Kepri Asri Agung Putra dalam sambutannya sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) ini mengatakan,kegiatan ini sangat penting karena laut yang sangat luas di Kepri membuka terjadinya peluang yang lebih besar untuk terjadinya kejahatan serta pelanggaran.

Akan tetapi penanganan pelanggaran di wilayah laut tidak semudah di daratan karena melibatkan banyak instansi diantaranya Polair,Angkatan Laut,Bea Cukai, Balai POM serta kejaksaan. Oleh karena itu,acara ini adalah kesempatan bagi semua instansi untuk kembali bersinergi dan menyamakan persepsi mencari solusi dalam penegakan hukum di laut.

Baca Juga :  Gubernur Kepri,H.Nurdin Basirun : Bangun Keagamaan Raih Keberkahan

“Penegakan hukum di laut harus berkualitas, proporsional dan bermartabat,” kata Asri.(HK/Amri)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses