Sitename

Description your site...

Oktober 29, 2020

Sebut “Seperti Kucing Kurap” Oleh Jaka Insita,SP,MSi, Ini Klarifikasi Pemkab Meranti Melalui Kabag Humas

Sebut “Seperti Kucing Kurap” Oleh Jaka Insita,SP,MSi, Ini Klarifikasi Pemkab Meranti Melalui Kabag Humas
Foto : Istimewa Kantor Bupati Kepulauan Meranti

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Sehubungan dengan pernyataan Bapak Jaka Insita,SP,M.Si, sebagaimana berita yang terbitkan Portal Media Online tiraipesisir.com, Senin (13/1) lalu, dengan judul Jaka Insita,SP,M.Si : Saya Dipecat Tanpa Surat “Seperti Kucing Kurap” Tak Dihargai Sedikitpun oleh Penguasa Pemkab Meranti, maka dengan itu Pemkab Meranti melalui Pj.Kabag Humas dan Protokol Setdakab Meranti, Rudi Alhahasan menyampaikan beberapa hal-hal sebagai berikut :

1. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat berterima kasih atas jasa dan pengabdian Bapak Jaka Insita sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dengan jabatan terakhir Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Tanaman Pangan, suatu jabatan level eselon dua.

2. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak pernah memperlakukan seluruh ASN apalagi pejabatnya seperti “Kucing Kurap” sebagaimana dimaksudkan dalam berita tersebut. Penggunaan ungkapan dimaksud kurang sesuai dengan budaya dan tata krama melayu yang menjunjung tinggi nilai kesantunan.

Baca Juga :  Izin Panglong Arang di Meranti Hanya Rekomendasi Dari Dishut Meranti Tahun 2015 Silam

3. Bahwa Bapak Jaka Insita tidak pernah dipecat atau diberhentikan secara tidak hormat dari jabatan maupun status sebagai PNS. Kenyataannya Bapak Jaka Insita mengakhiri masa jabatan sebagai Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Tanaman Pangan karena yang bersangkutan telah melewati masa usia pensiun yakni 58 tahun sebagaimana ketentuan peraturan perundangan.

Bahkan yang bersangkutan diperpanjang memegang amanah Kepala Dinas hingga melewati usia pensiun PNS 58 tahun oleh pimpinan dalam hal ini kepala daerah. Memang sesuai aturan bisa diperpanjang hingga usia 60 tahun, namun kepala daerah tentu memiliki pertimbangan lain menyangkut regenerasi organisasi, Peningkatan karir PNS secara umum, peningkatan kinerja dan pertimbangan lainnya yang dalam ketentuannya tidak ada kewajiban kepala daerah menyampaikan pertimbangan atau alasan pemberhentian dari jabatan kepada pejabat yang bersangkutan.

Baca Juga :  Uji Coba Angkutan Penyeberangan Lintas RoRo Alai Insit-Mengkapan Buton Sudah Efektif

4. Bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah mengirim surat pemberitahuan status nonjob disertai permintaan agar mengurus administrasi pensiun kepada Bapak Jaka Insita melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pertanian. Namun hingga sekarang Bapak Jaka Insita belum mengurus administrasi status pensiun tersebut.

5. Mengenai ungkapan bahwa beliau pernah dimarahi oleh Wakil Bupati terkait pekerjaan, dapat kami sampaikan bahwa Wakil Bupati hanya menyampaikan ketegasan kepada pejabatnya agar proyek yang dibiayai dengan uang rakyat tersebut bisa terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Sikap tegas tersebut memang sangat diperlukan untuk mendorong kinerja pejabat dan itu selalu disampaikan Wakil Bupati kepada seluruh pejabat dan ASN. Jadi, Wakil Bupati tidak pernah marah apalagi mengungkapkan kata-kata yang kurang pantas kepada Bapak Jaka Insita.

Baca Juga :  Memasuki Hari Kedua,Mobil Berat PLN Masih Dalam Keadaan Terbenam

Demikian disampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih. (Edi/A03/09)

Editor : Edi Saputra

Sumber : Kabag Humas dan Protokol Setdakab Meranti,Rudi Alhasan

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses