Sitename

Description your site...

Juli 8, 2020

Sebanyak 791 Kayu Diamankan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Meranti

Sebanyak 791 Kayu Diamankan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Meranti

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Sebanyak 791 balok kayu diamankan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti dari Kapal Motor (KM) Nusantara 5 di perairan Desa Lukit Kecamatan Merbau, Kamis (6/2/2020). Kayu-kayu tersebut diduga akan dibawa ke Batam, Kepulauan Riau.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH mengatakan, ratusan balok kayu yang diangkut KM Nusantara 5 diduga hasil pembalakan liar di Desa Lukit, Kecamatan Merbau.

“Dari pengungkapan ini, kita mengamankan dua orang diduga pelaku. Diantaranya saudara J warga Lukit selaku pengurus, dan saudara S warga Karimun selaku kapten kapal,” ungkap Taufiq, saat konferensi pers dengan sejumlah awak media di Selatpanjang, Senin (10/2/2020).

Dijelaskannya, kronologis pada Selasa 4 Februari 2020 sekitar pukul 00.15 Wib, saksi I yang juga anggota polri mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya kapal motor diduga memuat kayu berbentuk balok tim diduga ilegal logging di perairan Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Suasana Lebaran, Koramil 02/Tebingtinggi Bersama Kodim 0303/Bengkalis Terus Patroli Karlahut

Selanjutnya, personel Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepulauan Meranti dan Satuan Polisi Air Polres Kepulauan Meranti menuju lokasi yang dimaksud. Tiba di kapal sekira pukul 18.30 Wib, dan mendapati ada dua orang di kapal tersebut.

“Berdasarkan keterangan Anak Buah Kapal (ABK), bahwa kapal tersebut sudah bermuatan kayu olahan berbentuk balok tim sebanyak 791 batang, dan akan berangkat menuju pulau Batam,” ujar Taufiq.

Kemudian, pada saat air pasang besar kapal dibawa dari Desa Lukit menuju Selatpanjang untuk dilakukan pemeriksaan muatan kapal. Tiba di Selatpanjang, Rabu 5 Februari sekitar pukul 03.00 Wib, lanjutnya, Kapten Kapal dan ABK KM Nusantara 5 dilakukan pemeriksaan di sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti. Sekitar pukul 20.00 Wib, J selaku pengurus datang di Mako Polres Kepulauan Meranti menunjukan dokumen berupa nota angkutan kayu jenis mahang, dan menurut penjelasan J bahwa kayu yang dimuat KM Nusantara 5 berupa kayu mahang dan budidaya dari masyarakat.

Baca Juga :  Dedi Yuhara Lubis : Panglong Arang Dan Kilang Sagu Tidak Memiliki Surat Izin

“Berdasarkan keterangan saudara J tersebut, Unit Tipiter melakukan pengambilan sebanyak sebelas potongan sample terhadap kayu yang dimuat oleh KM Nusantara 5, untuk dilakukan pemeriksaan sampel oleh BPHP wilayah III di Pekanbaru,” kata Taufiq.

Jumat 7 Februari, unit Tipidter Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti didampingi Subdit Tipidter Ditkrimsus Polda Riau menerima hasil pemeriksaan sample potongan kayu oleh ahli BPHP. Dinyatakan bahwa sample kayu tersebut bukan kayu budidaya masyarakat, melainkan kayu alam di mana dalam pengurusan dokumen ataupun izin pengangkutan tidak sesuai.

Baca Juga :  Babinsa Dampingi Penyaluran BLT-DD Tahap II di Desa Alahair Timur

“Saksi ahli BPHP wilayah III Riau juga ke Selatpanjang, melakukan penghitungan dan jenis terhadap kayu yang dimuat oleh KM Nusantaran 5,” bebernya.

Adapun rencana tindak lanjut, kata Taufiq, melakukan koordinasi dengan saksi ahli, memeriksa perangkat Desa Lukit selaku penerbit dokumen nota angkutan, koorsinasi dengan BPHP wilayah III untuk menghitung jumlah kayu dan menentukan jenis kayu, serta koordinasi dengan JPU.(B015/09)

Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses